chapter 28

6.9K 435 15
                                        

Entah xaveir memikirkannya berapa lama, Luna menunggu keputusan sang papa dengan harapan yang begitu besar.

Luna pernah meminta jawaban kepada ayahnya, tapi ayahnya memasrahkan semua hal kepada papanya.

Itu membuat Luna kesal!!

Walaupun dengan rasa kesal dan berharap yang masih ada, Luna masih menunggu dengan setia.

Tak hanya Luna saja rupanya yang membujuk xaveir agar Luna bisa di izinkan ke akademi, Ternyata Duke Stewart dan permaisuri Catherine juga berbicara dengan xaveir.

Mereka ikut membujuk xaveir.

Xaveir di tekan dari beberapa pihak akhirnya pasrah, dia akan mengumumkan keputusannya pada malam ini. Maka sebab itu permaisuri Catherine dan kaisar Lionel di undang oleh Duke Stewart untuk makan malam bersama sembari mendengar keputusan xaveir.

Malam ini Luna mendadak juga jadi gugup, dia tidak sabar mendengar keputusan xaveir. Tapi di sisi lain dia takut akan hasil keputusannya.

"Jadi??" Keheningan terpecahkan oleh suara kaisar Lionel setelah makan malam usai.

Seluruh mata tertuju padanya tak terkecuali xaveir yang sadari tadi menjadi pusat perhatian mereka.

"Apa keputusan mu??" Lanjut kaisar Lionel datar.

"Iya, apa keputusan mu adik manis??" Dukung permaisuri Catherine juga.

Luna menatap xaveir dengan tatapan berharap. Sementara xaveir sendiri memperhatikan mimik wajah masing masing pihak sebelum akhirnya mengeluarkan suaranya.

Xaveir menghela nafas panjang,

"Ya" satu kata membuat seluruh pihak senang tak terkecuali dengan Luna yang sangat bahagia.

"Benarkah papa??" Pekik Luna bahagia mendengarkan keputusan xaveir.

"Tapi ada satu syarat" balas xaveir membuat wajah Luna yang tadinya penuh kebahagiaan sekarang berubah drastis.

Kaisar Lionel, permaisuri Catherine dan Duke Stewart yang mendengar itu mengernyit heran. Mereka menunggu syarat yang di berikan oleh xaveir.

"Syarat apa papa??" Tanya Luna lesu.

Luna berpikir bahwa syarat yang di berikan xaveir pasti akan berat.

"Kau akan pergi bersama seseorang" jawab xaveir membuat mereka semakin penasaran.

Siapa yang akan menemani Luna ke akademi??

Kenapa harus di temani??

"Siapa??" Tanya heran Luna.

Xaveir mengalihkan perhatiannya ke arah pintu, prajurit yang berjaga mengerti maksud xaveir pun membuka pintu besar itu.

Setalah di buka, betapa terkejutnya Luna mendapati orang yang ia kenal berada di balik pintu itu.

Orang itu berjalan ke arah mereka dengan gagah berani.

Setelah sampai, orang itu menunduk memberi hormat kepada mereka.

"Salam yang mulia kaisar Lionel, permaisuri Catherine, Duke Stewart, jendral xaveir dan nona Luna. Semoga Dewa dan dewi senantiasa melindungi anda dan keluarga anda" salam dari orang itu dengan badan yang membungkuk memberi salam.

"Dia akan menjagamu selama di akademi" beritahu xaveir datar.

Senyum Luna mengembang, matanya yang Semerah darah seperti berkilau pertanda dia sangat bahagia. Dengan perasaan yang bahagia pula, Luna turun dari kursi yang di duduki nya lalu berlari ke arah orang itu.

{BL} Little Luna Miracle ✓ Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang