Setelah kejadian itu, Luna mendiami Lucifer dan xaveir hingga sekarang. dia sangat marah akibat tanaman strawberry nya hancur tak tersisa satu pun.
Luna sangat menyayangkan strawberry karena demi apapun musim ini adalah musim panen!! Strawberry nya pasti sudah berbuah banyak.
Tapi akibat dua orang sialan yang hanya berpikir tentang peperangan saja itu tanaman strawberry Luna menjadi mati semua.
Kejadian yang menimpa mereka di manfaatkan oleh Duke Stewart sebaik mungkin. Dia sangat merindukan cucunya!!! Maka dari itu Duke Stewart memanfaatkan kejadian itu untuk melepaskan rindu.
Xaveir gengsi untuk meminta maaf, berbeda dengan Lucifer yang bahkan membawa banyak tanaman strawberry untuk membujuk putri kesayangannya agar mau memaafkannya.
Namun hasil yang di dapat tetap nihil, Luna tak mau berbicara dengannya.
"Nona, kapan anda akan menemui jendral xaveir??" Tanya Elly kepada Luna yang sedang memakan cemilan yang di berikan oleh Elly.
Luna menoleh ke arah Elly, dia menghela nafas panjang.
"Luna marah pada papa!!! Luna tidak mau bertemu papa!!" Ketus Luna tak mau bertemu xaveir.
Elly sendiri yang mendengar perkataan Luna hanya bisa pasrah saja. Semalam Elly di beritahu bahwa nona kesayangannya telah pulang, dia bergegas menemui nonanya. Sesampainya di taman belakang mansion Elly di buat terkejut dengan Luna yang berteriak kemudian menangis histeris sembari menunjuk tanaman strawberry nya. Elly yang tak tega langsung berlari ke arah Luna dan memeluk erat tubuh Luna.
Sebenarnya Duke Stewart telah melarang semua orang di mansion itu untuk pergi ke taman belakang mansion saat malam hari. Tapi karena Elly tak tega melihat tangisan milik Luna akhirnya dia memberanikan diri untuk melanggar larangan itu.
Kehadiran Elly membuat Duke Stewart, Lucifer dan xaveir terkejut. Duke Stewart dan xaveir marah kepada Elly. Berani beraninya dia ke sini padahal sudah dilarang oleh Duke Stewart. Sementara Lucifer sendiri bergegas pergi dari sana dengan cara menghilang agar Elly tidak mengetahui kehadirannya. Belum saatnya orang orang mengetahui tentang Lucifer.
Elly sangat ingat jelas betapa marahnya Duke Stewart dan xaveir, kemarahan mereka berdua jelas membuat Elly sangat ketakutan. Beruntungnya kemarahan mereka berdua terselesaikan akibat Luna membela Elly mati matian.
Luna tidak akan membiarkan seseorang melukai Elly walaupun itu keluarganya sendiri. Elly sangat berharga bagi Luna. Jika tidak ada Elly mungkin Luna sudah lama tidak ada lagi di dunia ini.
"Elly!!!" Pekik Luna khawatir karena sadari tadi Luna memanggil manggil nama Elly tapi tidak di respon oleh pemilik nama.
"Ee??" Elly tersadar dari lamunannya, dia menatap Luna yang menatapnya dengan tatapan khawatir.
"Elly kenapa?? Apakah Elly sakit??" Tanya Luna khawatir.
Elly menggelengkan kepalanya, dia mengelus pelan rambut halus milik Luna.
"Saya hanya merindukan Anda saja nona" jawab Elly setengah bohong dan setengah jujur. Dia benar benar merindukan Luna. Padahal Luna sendiri baru tiga bulan masuk ke akademi, tapi Elly merasa bahwa Luna pergi selama bertahun tahun.
"Luna juga sangatttt merindukan ellyyy" pekik Luna tersenyum lebar ke arah Elly hingga matanya juga ikut tersenyum.
Jantung Elly berdetak kencang, wajahnya memerah seperti kepiting rebus.
Astaga!! Apaa ini??? Kenapa nonanya semakin mengemaskan!!!!
"Wajah Elly kenapa??" Tanya lugu Luna menatap polos Elly.
KAMU SEDANG MEMBACA
{BL} Little Luna Miracle ✓
Fantasymengisahkan tentang seorang gadis kecil yang berusia tujuh tahun bertransmigrasi ke dunia lain yang sangat aneh. di sana ada sihir keajaiban dan kasih sayang Warning !!! Sebelum baca ceritaku pahami dulu tagar nya!!!! Ini berita BXB, HOMO, GAY...
