chapter 48

4.7K 347 91
                                        

Kalian tau?? Setelah Lucifer mengetahui hal itu, Lucifer langsung meletakkan Luna ke atas rerumputan lalu menubruk Xavier sembari membaca matra teleportasi meninggalkan putri mereka yang tampak kebingungan atas menghilangnya keduanya secara tiba tiba.

Luna mencari Xavier dan Lucifer ke seluruh akademi. dia bahkan mengabaikan celvin, Kendrick, sofie, Matteo dan yang lainnya yang bertanya apa yang dicari Luna.

Pencarian itu tidak berhasil membuat Luna marah kepada keduanya, saat hari kedua wajah Luna tampak tidak bersahabat sekali. Beruntungnya di hari kedua itu lawan Luna tidak terlalu sulit, Luna meluapkan kemarahannya di pertandingan keduanya. Alhasil mereka menang dan berhasil melanjutkan ke babak selanjutnya sebelum akhirnya ke babak penentuan.

Hari kedua dijalani dengan perjuangan, banyak dari mereka yang sudah gugur di hari kedua. Mereka tidak sanggup memenangkan pertandingan karena musuh yang dilawan lebih hebat dari hari pertama.

Setelah melihat dan berjuang di hari kedua itu, sekarang disinilah Luna berapa yaitu di tribun penonton bersama sofie dan Theana. Mereka bertiga melihat celvin bersama Isabelle tengah melawan Edrick dan rekannya.

Luna sadari awal pertandingan sudah menebak pemenangnya, siapa lagi jika bukan celvin dan Isabelle. Mereka berdua lah yang jelas sekali menang. Dari segi kekuatan maupun segi mana yang mereka miliki. Itu jelas sekali menunjukkan perbedaan yang sangat jauh.

Memang ya, darah bangsawan memang berbeda.

"Kau menebak sudah menebak pemenang nya siapa?? " Tanya Theana kenapa Luna sembari pandangannya terus tertuju pada pertandingan itu.

"Sudah" Jawab santai Luna menikmati makanan yang tadi sempat diberikan Kendrick sebelum Kendrick pergi duduk bersama kaisar dan Permaisuri.

"Siapa?? " Penasaran Theana dan juga sofie.

"Kak celvin dan kak Isabelle" Keduanya mengangguk angguk, benar sekali tebakan Luna. Buktinya setelah mengatakan itu tidak lama Edrick dan rekannya tumbang. Bel pertandingan juga berbunyi menandakan pertandingan selesai.

"Dari segi kekuatan dan mana Ed sudah kalah, walaupun Ed adalah  orang yang spesial tapi jika melawan darah murni bangsawan Ed jelas akan kalah telak. Untuk saat ini kemampuannya belum sebanding dengan Bangsawan" Ujar Luna setelah itu hanya Di angguk angguki oleh sofie dan Theana.

Luna teman Edrick, dia tau lebih banyak tentang Edrick.

Setelah pertandingan itu selesai, pertandingan di lanjut hingga beberapa pertandingan lagi. Cukup lama sebenarnya, kekuatan yang di tunjukkan juga hebat. Mereka benar benar melakukannya sebaik mungkin walaupun beberapa ada yang berakhir kalah.

Kelas tingkat A, dan yang lainnya berusaha sangat keras kecuali kelas tingkat S tentunya yang jarang sekali dilihat bahkan dipanggil. Kelas S kebanyakan sudah gugur duluan ataupun mereka tidak ikut serta dalam pertandingan ini. Mereka tau akan kemampuan yang mereka miliki, melihat teman kelas nya yang sampai sejauh ini mereka sangat senang, maka dari itu walaupun kelas S sering diejek atau ditindas itu tidak akan mempengaruhi rasa keluarga mereka terhadap satu sama lain.

"Bagaimana pertandingan ku tadi?? Hebat kan?? " Setelah pertandingan usai, celvin bergegas pergi ke arah Luna dan yang lainnya.

Orang orang yang melihat pangeran Kekaisaran itu mendekat ke arah kelas pecundang pun keheranan. Ada yang bingung, penasaran dan ada juga yang diam diam mengepalkan tangannya kuat kuat.

"Biasa saja sih" Celetuk Luna santai sembari terus memakan makanannya.

Theana dan sofie yang mendengar ucapan Luna hanya bisa melongo tak percaya.

{BL} Little Luna Miracle ✓ Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang