chapter 25

7K 402 9
                                        

"Luna, Luna" panggil permaisuri kepada Luna yang sedang bermain-main di taman istana.

Hari ini Luna berkunjung kembali ke istana, setelah satu Minggu tidak bertemu lagi akhirnya Luna datang ke istana dan menginap di sana. Duke Stewart sendiri terpaksa memperbolehkan karena dirinya juga harus pergi ke kerajaan voresham untuk membicarakan tentang perang yang sedang berlangsung.

"Iya ibu?? Kenapa ibu memangil Luna??" Jawab Luna membalas panggilan Catherine.

"Hari ini kau mau ikut ibu ke perpustakaan hm?? Ibu ingin membaca beberapa buku disana" ujar Catherine mengutarakan kemauannya.

Luna berpikir, pergi ke perpustakaan ya?? Sepertinya ide yang menarik.

Catherine terkekeh geli melihat Luna yang sedang berpikir, sungguh mengemaskan sekali eskpresi yang sedang di perlihatkan Luna.

Luna masih sama seperti dulu, mengemaskan dan juga cantik.

"Yaa!!! Luna ingin ikut ibuu" balasnya dengan semangat.

Kekehan geli dari Catherine berubah menjadi tawa, Luna yang melihat Catherine tertawa juga tertawa. Mereka berdua tertawa penuh bahagia.

Sungguh, hal yang paling mereka rindukan adalah tertawa bersama dengan wajah penuh keceriaan.

Beberapa pelayan dan prajurit yang tidak sengaja lewat ataupun pelayan yang menemani mereka tersenyum hangat. Akhirnya wajah bahagia permaisuri mereka terlihat kembali.

Semua itu berkat si kecil misterius yang tiba-tiba muncul seminggu ini.

"Ayoo kita ke sana, ibu akan carikan buku yang bagus" Catherine berucap sembari menunduk untuk bisa. melihat wajah Luna dan tidak lupa mengandeng tangan mungil Luna.

Luna sedikit menongak ke arah Catherine, dirinya mengangguk antusias sembari membalas gandengan tangan milik Catherine. Asalkan kalian tau saja Tinggi Luna sekarang sudah berkembang pesat!! Luna sangat senang ketika mengetahui tingginya sudah berkembang pesat. Setidaknya dia sudah tinggi, Walaupun kenyataannya tinggi Luna tak sebanding dengan yang lainnya.

Catherine dan Luna kemudian berjalan berdua menuju ke perpustakaan istana sembari bergandengan tangan. Selama perjalanan, mereka juga tak lupa bercerita tentang hal hal yang lucu ataupun menarik.

Pelayan yang mengikuti mereka hanya bisa tersenyum bahagia, keduanya benar benar seperti ibu dan anak!!!

Perpustakaan istana sebenarnya tak jauh dari taman istana, cukup sepuluh menit saja jika mereka

melangkah pelan pelan itu sudah sampai di perpustakaannya tersebut.

Berhubung Luna baru baru ini masuk ke dalam istana, Luna tak dapat menahan kekaguman selama perjalanan menuju perpustakaan. Catherine yang melihat eskpresi mengemaskan milik Luna hanya bisa menahan gemas saja dengan cara meremas gaunnya.

Istana berbeda sekali dengan mansion milik kakeknya.

Luna kagum!!! Tapi kekagumannya berubah menjadi rasa ingin tau yang begitu memuncak, bagaimana ya bentuk istana milik ayahnya?? Ayahnya punya istana kan?? Apakah seindah ini?? Atau malah menyeramkan??

Pikiran itu terus berputar putar di kepala Luna hingga mereka berdua sudah berada di perpustakaan.

"Luna" panggil Catherine lebih dulu.

Tak ada balasan dari Luna membuat Catherine bingung.

"Luna" panggil Catherine lagi namun nihil, Luna tak membalas panggilan Catherine.

"Luna!!" Kali ini Catherine memanggil sembari menepuk pundak Luna.

"Eeh??" Luna tersadar dari lamunannya, dia menoleh ke arah Catherine dengan mimik wajah penuh tanda tanya.

{BL} Little Luna Miracle ✓ Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang