Keesokan harinya
Aldo,Gery Dan Shani kini sedang di bandara mengantarkan Azrel
"Dad, Mam, Do, Azrel pamit ya, kalian jaga diri"kata Azrel
"Iya sayang, kamu juga jaga diri di sana ya, jangan bandel"kata Shani memeluk Azrel
"Iya mam"kata Azrel
"Kuliah yang benar"kata Aldo
"Iya Do, Pasti kok"kata Azrel memeluk Aldo
Setelah berpamitan Azrel pun naik di pesawat karena penerbangan akan tiba
"Maafin aku Sha, Aku harap kamu bahagia di sini"batin Azrel
Aldo, Gery dan Shani Langsung meninggal kan bandara setelah pesawat yang Azrel tumpangi mulai meninggalkan bandara
***
Di sisi lain, Marsha menangis sejadi-jadinya setelah tau bahwa Azrel benar-benar pergi
"Lo Brengsek Azrel, Lo ninggalin gue setelah apa yang Lo perbuat, Lo jahat"tangis Marsha memeluk lututnya
"Gue harus apa sekarang?"gumamnya
Sampai saat ini hanya dia dan Azrel yang mengetahui tentang kehamilan nya, Ia tidak memiliki keberanian untuk memberi tahu orang tuanya
Setelah mulai tenang Marsha kemudian menghubungi Zea, Hanya Zea satu-satunya orang yang bisa ia jadikan teman cerita saat ini
***
"Zea"panggil Marsha
"Iya Sha kenapa?"tanya Zea
"Gue hancur Zea, hidup gue udah hancur"kata Marsha
"Sha, Lo kenapa sih kok ngomong gitu?"tanya Zea
"G-gue h-hamil Zea"kata Marsha pelan
"What? Lo serius?"tanya Zea
"Iya Zea, gue bahkan udah coba 10 testpack, dan hasilnya semua positif Zea, gue harus apa Zea?"kata Marsha menangis sejadi-jadinya
"Sha Lo tenang dulu ya"kata Zea memeluk Marsha
"Azrel udah tau?"tanya Zea, Marsha hanya mengangguk
"Dia gak mau tanggung jawab, dia brengsek"kata Marsha
"Kok Azrel tega ya"kata Zea
"Dia lebih milih cita-cita nya"kata Marsha
"Lo yang sabar ya Sha, gue yakin pasti akan ada jalannya kok"kata Zea
***
Pulang dari bandara Aldo tidak langsung pulang, Ia ke cafe tempat mereka party dulu
"Bagaimana?"tanya Aldo ke manajer cafe tersebut
"Pelakunya teman kuliah Marsha yang menyukai Marsha , Ia melakukan itu untuk menjebak Marsha tapi ternyata bukan Marsha yang meminum airnya"kata Manajer tersebut
"Lalu bagaimana caranya dia bisa masuk? Bukannya sebelum party kami sudah berpesan agar tidak sembarang orang bisa di masukkan?"tanya Aldo
"Dia masuk saat acaranya mulai ramai, dan menyogok salah satu karyawan kami untuk memasukkan obat ke dalam minuman Marsha"kata Manajer nya
"Terus karyawan anda bagaimana?"tanya Aldo
"Dia sudah saya pecat"kata Manajer
"Bagus, thank you info nya"kata Aldo Kemudian meninggalkan tempat tersebut dan mencari keberadaan Gery
KAMU SEDANG MEMBACA
The Secret Marriage
Teen FictionPLAGIAT JAUH JAUH. Jelek-jelek Gini hasil imajinasi sendiri
