➜...cinta, tapi ragu??? sebenarnya fakta atau mitos dengan kalimat cinta pandangan pertama???
cerita tentang remaja SMA yang jatuh cinta pada pandangan pertama nya, tetapi hati nya ragu dan tidak peka dengan perasaan nya sendiri.
nama nya ABAR ALEKA...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-HAPPY READING-
beberapa hari belakangan ini abar jarang menghabiskan waktu bersama avia, padahal biasanya hampir setiap hari dan setiap saat mereka selalu melakukan hal hal yang menyenangkan bersama, hal apapun itu.
setiap abar datang ke rumah avia, yang avia lakukan pasti belajar, belajar dan belajar.
avia selalu menolak jika abar mengajak nya untuk keluar rumah dan menghabiskan waktu untuk bersenang bersama.
avia juga jarang bermain handphone, membuat abar terkadang kesal karena pesan dan telepon nya jarang di baca, di balas ataupun di angkat.
ting ting ting~
abar yang sedang mengeringkan rambut nya dengan handuk berjalan mendekat kearah tempat tidur nya untuk mengambil handphone nya.
abar menyalakan handphone nya, lalu melotot sepenuh nya ketika melihat layar handphone nya 'birthday avia'.
ternyata pemberitahuan tersebut sudah berulang kali berbunyi, ketika pukul 00:00, 01:00, 02:00, 03:00, 04:00, 05:00, 06:00, 07:00, 08:00 dan sekarang pukul 09:00 berbunyi lagi.
"goblok banget sih gue, bisa nya lupa sama hari ulang tahun avia, pacar gue sendiri" ujar abar dengan memukul kepala nya.
hari ini avia ulang tahun, dan abar belum punya persiapan apapun untuk avia "sekarang gue harus ngapain, bingung banget kalo waktu nya uda mepet kayak gini" ujar abar.
"seharusnya gue uda persiapin semua nya sebelum hari ini, goblok, tolol, kenapa bisa lupa sih bar" ucap abar kesal dengan diri nya sendiri yang lupa dengan hari ulang tahun avia.
"terus ngapain gue masih di sini? buruan gerak goblok, tolol" ujar abar dengan keluar dari kamar nya.
TOK TOK TOK~
"SENA" panggil abar dengan berdiri di depan pintu kamar sena.
TOK TOK~
"KAK SENA" panggil abar tetapi tidak mendapat tanggapan apapun.
abar menuruni tangga dengan gerakan cepat, lalu berlari kearah sena yang sedang menonton tv di ruang tamu.
"kenapa lo?" tanya sena ketika melihat abar berdiri di samping nya "gue butuh bantuan lo banget" ujar abar.
sena mengerutkan dahi nya "bantuan apa?" tanya sena kepada abar "hari ini avia ulang tahun dan gue belum ada persiapan apapun untuk avia" jawab abar dengan berbicara satu tarikan nafas.
"gue butuh bantuan lo, butuh banget" ujar abar dengan memegang kedua bahu sena lalu mengguncang tubuh sena.
"santai aja ngga usah panik kayak gitu" jawab sena dengan melepaskan tangan abar yang mengguncang tubuh nya.
abar menggelengkan kepala nya "ngga bisa, sekarang uda jam setengah sepuluh, gue belum ada persiapan apapun untuk surprise buat avia" ujar abar.
"santai aja bar ngga usah panik" ucap sena, membuat abar menarik nafas lalu membuang nya secara perlahan.