➜...cinta, tapi ragu??? sebenarnya fakta atau mitos dengan kalimat cinta pandangan pertama???
cerita tentang remaja SMA yang jatuh cinta pada pandangan pertama nya, tetapi hati nya ragu dan tidak peka dengan perasaan nya sendiri.
nama nya ABAR ALEKA...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-HAPPY READING-
avia sarapan pagi bersama wiel dan hani "avia berangkat sekolah di anterin mama kan sayang?" tanya hani kepada avia.
"iya ma" jawab avia "bareng papa aja" ujar wiel, membuat avia menggelengkan kepala nya.
"ngga usah pa, avia di anterin mama aja" ucap avia "yauda, kalo gitu papa berangkat ke kantor duluan ya" ucap wiel, membuat avia dan hani menganggukkan kepala nya bersamaan.
"assalamualaikum" ucap wiel "waalaikumsalam papa" jawab avia dan hani bersamaan, membuat wiel tersenyum lalu berjalan keluar rumah.
wiel mengerutkan dahi nya melihat abar sedang duduk di motor yang berada di halaman rumah nya.
abar tersenyum kepada wiel, membuat wiel ikut tersenyum kepada abar lalu berjalan mendekat kearah abar.
"hey abar, kamu ngapain?" tanya wiel kepada abar "nunggu avia om, mau berangkat sekolah bareng" jawab abar.
"kalian emang uda janjian mau berangkat sekolah bareng?" tanya wiel, membuat abar menggelengkan kepala nya "ngga om" jawab abar seadanya.
"berarti kamu mau surprise in avia ya?" tanya wiel, membuat abar tertawa pelan "iya om" jawab abar dengan menganggukkan kepala nya beberapa kali.
"kamu kemana aja, kenapa ngga pernah main kesini lagi?" tanya wiel, membuat abar tersenyum tipis "ngga kemana mana om" jawab abar.
"kata avia, kamu sibuk latihan futsal di sekolah, emang bener?" tanya wiel, membuat abar menganggukkan kepala nya pelan.
"iya om, abar emang ikut ekskul futsal di sekolah" jawab abar, membuat wiel menganggukkan kepala nya beberapa kali
sebenarnya bukan itu yang membuat abar tidak pernah datang ke rumah avia, tapi karena abar dan avia sedang dalam masalah.
"om berangkat ke kantor duluan ya, ntar kalo kamu bonceng avia jangan ngebut ngebut" ujar wiel, membuat abar menganggukkan kepala nya "siap om" ucap abar dengan hormat kepada wiel.
"kamu duduk di situ aja, avia masih sarapan di dalam, atau kalo kamu mau masuk gapapa, masuk aja" ujar wiel, membuat abar menganggukkan kepala nya "iya om" jawab abar.
wiel masuk ke dalam mobil nya lalu pergi menuju kantor nya, abar berjalan ke teras rumah avia lalu duduk di bangku yang tersedia diteras rumah.
"kamu tunggu mama di depan aja ya sayang, mama mau bantu mbak mila beresin meja makan bentar" ujar hani, membuat avia menganggukkan kepala nya lalu berjalan keluar rumah.
avia terkejut melihat abar yang sudah duduk di bangku teras rumah nya dengan tersenyum kepada avia.
"abar sejak kapan di sini?" tanya avia, membuat abar berjalan mendekat kearah avia "selamat pagi, avia manis" bisik abar di telinga avia dengan tersenyum.