MinA dan keluarga Kim

400 31 0
                                        

"Nee Innie, kapan kau akan berkunjung kesini?" MinA sedang membersihkan ikan sambil menelpon adiknya yang ada di USA.
"apa appa dan eomma baik-baik saja?" MinA berkata dengan keras karena letak ponselnya sangat jauh. Ia menggunakan mode speaker untuk menelpon. Adik MinA yang bernama Lee In Ah, saat ini tengah belajar di universitas di Amerika. Ia tinggal bersama kedua orang tua mereka sementara MinA sejak kuliah memilih tinggal sendiri di korea.
"Can you speak slowly eonnie?" In Ah mendengus.
"mom and dad are great. Mereka bahkan sedang menikmati waktu bedua saat ini. Lalu untuk pergi ke korea, I don't know... Aku sangat sibuk sekali dengan kuliahku jadi mungkin tahun depan. Aku ingin bertemu dengan keluarga Seungmin oppa juga" In Ah tertawa keras. MinA menghembuskan nafas.
"Bisakah kau berhenti mencampur kata-katamu dengan bahasa inggris? Dan kenapa kau bergitu tertarik dengan keluarga itu?"
"Sorry Eonnie, aku terbiasa menggunakan bahasa inggris. Alasanku?? Ya karena haelmoni sering memberiku uang jajan hahaha" In Ah tampak menikmatinya, namun MinA menggerutu.
"sudahlah, aku harus bersiap-siap untuk pergi ke rumah eommoni, nanti aku telepon lagi"MinA menutup panggilan itu bahkan sebelum In Ah mengatakan bye. Hari ini Nenek Jung In menyuruh MinA untuk berkunjung karena sudah lama sekali MinA tak pernah kesana. MinA juga sudah menyiapkan beberapa hidangan untuk dibawa kesana. Setelah selesai menyiapkan semuanya, ia bergegas menuju parkiran dan melaju dengan mobilnya menuju kediaman keluarga Kim.
"Akhirnya kau datang juga" Nenek Jung In menyambut MinA dengan sayang dan mengajaknya masuk saat ia tiba disana.
"Apa suamimu tak ikut?" ia menengok ke belakang MinA mencari sosok putra kesayangannya.
"Seungmin tidak bisa datang eommoni, jadi hanya aku saja" MinA tersenyum hangat. Changbin tiba-tiba muncul dari arah ruang keluarga dan menghampirinya.
"Kau monster jahat. Rasakan ini!" sebuah panah karet menempel di dahi MinA dan MinA tersenyum menakutkan pada Changbin yang melempar panah karet itu. Changbin bersembunyi di belakang neneknya karena takut.
"Aigoo kau ini anak nakal. Minta maaf pada bibimu!" nenek Jung In menarik Changbin kehadapan MinA. MinA menatap Changbin dengan senyum menakutkan dan membuat anak itu sedikit takut. Seandainya saja tidak ada ibu mertuanya disana pasti MinA sudah menjewer anak itu.
"Aku minta maaf" kata Changbin ketus, "meski bukan salahku... " ucapnya lagi. MinA berucap dengan suara dibuat lembut "lain kali hati-hati ya Changbin"
Changbin merasa menang dan berlari kembali ke ruang keluarga.
"Anak itu.... " nenek Jung In menghela nafas.
"Kenapa dia ada disini?" tanya MinA saat mereka menuju dapur meletakan makanan yang dibawa MinA.
"Yu Jin ada pekerjaan dan Ji Sung sedang ada rapat di luar kota" jelas nenek Jung In membuat MinA mengangguk paham.
Siang itu, MinA makan siang bersama ibu dan ayah mertuanya serta kedua keponakannya. Chan yang masih kecil berusaha makan dengan sumpit meski jadi belepotan. MinA yang duduk disebelah anak itu langsung membantunya untuk menyuap makanan dan mengelap bibirnya yang belepotan sementara Changbin terus mengejek adiknya "Chan kenapa kau makan berantakan. Lihat aku rapi, ya kan haelmoni?"
"Itu karena kau sudah dewasa" MinA melirik Changbin sambil protes membuat kakek Yongbok tertawa.
"Kau sangat pandai merawat anak kecil. Kapan kalian akan berencana memiliki anak? Aku sudah ingin menimang cucu lagi Haha" kakek Yongbok tertawa melihat MinA membuat nenek Jung In menepuknya. MinA tersenyum menanggapinya.
"Kami masih memikirkannya" jawab MinA sopan. Ia sedang memikirkan bagaimana suaminya baru saja ingin menceraikannya. Bagaimana jika mereka tau tentang masalah ini? Apakah MinA tidak bisa lagi bertemu keluarga ini? Keluarga yang sudah sangat dekat dengannya sebagai pengganti keluarganya yang tinggal jauh. MinA masih bingung harus memikirkan itu. Ia bahkan belum menerima jawaban dari Seungmin sejak hari itu karena Seungmin sudah keburu berangkat ke Eropa untuk konser dunia bersama penyanyi lainnya. Jadi MinA hanya akan tetap pada pendiriannya untuk mempertahankan semua ini. Dan dia tidak akan menyerah...

Joahaeso Mian [2Min reverse]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang