Kau pikir ini lelucon?

398 29 3
                                        

Sudah beberapa hari ini rumah terasa tegang. MinA tak mau berkomentar lebih dalam dan tengah sibuk memasak di dapur. Ia memotong sayuran dengan tenaga kuat seakan mengeluarkan rasa kesalnya. Ia bahkan membuat gaduh di pagi hari seakan ingin membangunkan seluruh dunia. Trang... Trang... Suara panci dan penggorengan yang beradu membuat suasana pagi yang tenang menjadi sangat ribut. Ia dan Seungmin tak saling berbicara sejak hari itu namun mereka masih menjalani kehidupan berumah tangga seperti biasa. Seungmin keluar dari kamar mendengar kegaduhan itu. Ia sudah bersiap-siap akan pergi untuk bekerja.
"Nanti siang kita harus menemui pengacara Kim. Jam 1 siang" Seungmin memberitahu istrinya lalu pergi tanpa menyentuh sarapan yang dibuat MinA. MinA menatap tajam suaminya dengan wajah siap membunuh namun dia tak berkata apapun. Dengan kesal ia duduk di meja makan dan menghabiskan makanan itu sendirian. Setelah itu MinA menghabiskan waktunya untuk berberes rumah. Jam sudah menunjukan pukul 12 siang. Sejam lagi ia harus pergi menemui pengacara Kim untuk menyelesaikan permasalahan. "Berani-beraninya dia menalak ku" MinA duduk diatas sofa sambil memandangi jam dinding yang ada di ruang itu. Ia menatap lagi foto pernikahannya dengan Seungmin dan menghembuskan nafas berat. Waktu rasanya cepat sekali berjalan dan tiba-tiba saja sudah pukul satu siang. MinA berjalan dengan santai menuju kantor pengacara Kim dan masuk ke dalam. Seorang pegawai menyambutnya dengan senyum lebar dan mengantarnya ke sebuah ruangan. Ia duduk di salah satu kursi dan melihat sekeliling pada ruang sepi itu. Beberapa saat seorang wanita paruh baya muncul dan tersenyum.
"Lee Min A-ssi" wanita itu mendekati MinA. "Annyeong haseyo" ucap MinA sopan. "Saya Han Mi Jeong. Saya bekerja sebagai tim mediasi dari kantor pengadilan perceraian. Bisa kita bicara sebentar sebelum kita menemui suami anda?" nyonya Han tersenyum pada MinA. Setelah berbincang sebentar, akhirnya mereka menuju ruangan yang berbeda dimana Seungmin sudah menunggu bersama pengacara Kim. MinA menatap suaminya tajam dan tersenyum pada pengacara Kim. "Nyonya Lee Min A senang bertemu anda lagi" kata pengacara Kim dengan ramah dan MinA membalasnya dengan membungkuk ramah. Saat ini MinA duduk berhadapan dengan Seungmin.
"Saya sudah membaca file pengajuan cerai dari pengacara Kim" nyonya Han memulai. "tapi sebelum file ini kami bawa ke pengadilan, disini kami sebagai tim mediasi akan membantu kalian menyelesaikan masalah ini terlebih dahulu sebelum mencapai putusan untuk bercerai" nyonya Han menoleh pada MinA dan Seungmin.
"jadi apa alasan anda ingin menceraikan nyonya Lee?" nyonya Han bertanya pada Seungmin.
"karena dia berselingkuh" jawab Seungmin dingin. "Aku tidak!" kata MinA ketus.
"apa benar begitu nyonya Lee?"
MinA menatap tajam suaminya "apa kau punya bukti jika aku berselingkuh?" MinA menantang. Seungmin terdiam. "Nah, kau tidak punya bukti jika aku berselingkuh. Aku sudah bilang padamu kan" kata MinA kesal. Nyonya Han menatap Seungmin "tuan Kim, sebaiknya kalian selesaikan dulu dengan kepala dingin. Bisa saja ini hanya salah paham"
"Aku tak butuh bukti apapun. Aku melihatnya dengan mataku sendiri dan dia juga mengakui bahwa dia menyukai laki-laki lain" Seungmin tak bergeming.
MinA memutar bola matanya "Baiklah baiklah jika kau mau bercerai. Tapi semua harta yang kau punya akan menjadi miliku. Itu penalti yang aku mau" MinA menyeringai. Seungmin menatapnya dengan heran dan menolaknya.
"Kau pikir perceraian itu lelucon konyol seperti itu?"
"Ya, perceraian yang kau mau itu memang konyol. Aku hanya mau bercerai jika kau memberikan seluruh harta termasuk rumah itu padaku" MinA tertawa. Ia melihat wajah Seungmin yang bingung. "pikirkan itu baik-baik Kim Seungmin-ssi!! Baiklah sepertinya tak ada yang perlu dibicarakan lagi. Aku pamit dulu" MinA membungkuk pada nyonya Han dan pengacara Kim lalu keluar ruangan dengan gaya savage....
Ia kesal tapi setidaknya hanya itu yang bisa dia lakukan untuk mempertahankan semua ini. MinA masih ragu apa dia mau bercerai atau tidak dan dia hanya bertaruh pada satu persen kepercayaannya pada sifat Seungmin. Seungmin tidak akan memberikan harta yang dia kumpulkan sejak dulu pada MinA. Meskipun kemungkinannya satu persen tapi MinA tak akan mundur... Take or leave....

Joahaeso Mian [2Min reverse]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang