Selamat datang dan selamat membaca cerita 'Sepenuh Hati'
Sebelum baca jangan lupa pencet bintangnya dulu ya, terimakasih.
***
Setelah kumpul kemarin, Rony semakin overprotektif kepada Salsa, sepertinya ia mengetahui hal kemarin jika gengnya Mark bertemu dengan Salsa.
Lihatlah kali ini seberapa khawatirnya seorang Rony Liandra kepada Arana Salsabila.
"Lo ikut gua ya Sall!"
"Enggak Rony, Lo kan ada urusan sama mas Iman dan lainnya, masa gua disitu sih" protes Salsa.
"Cuman bentar Salsa, nanti Lo sendirian nunggu gua, atau kalau nggak Lo gua antar pulang dulu." Ucap Rony kembali membujuk Salsa.
Entah kenapa perasaannya ada yang mengganjal seolah akan terjadi sesuatu kepada Salsa jika dia meninggalkan Salsa barang sedikit pun.
"Is bandel banget sih di bilangin, Ron kumpul aja gua nunggu di dekat cafe kantor ya." Salsa kembali bernego ke Rony perihal dirinya yang memaksa Rony untuk ikut bersamanya kumpul bersama Mas Iman dan lainnya.
"Tapi aku khawatir Salsa." Rengek Rony. Ya Rony hanya akan begini jika dengan Salsa. Ingat hanya dengan Salsa bukan yang lain bahkan kepada mamanya saja dia tidak merengek seperti ini.
"Rony lebay, cuma deket ko pake khawatir, udah hus sana kumpul." Usir Salsa sambil mengibaskan tangannya.
Rony memberikan nafasnya dengan kasar.
"Oke gua akan pergi kumpul sekarang, tapi ingat!! Kalau ada apa-apa langsung hubungin gua." Putus Rony sambil mencium kening Salsa.
"Udah sana-sana."
Sepeninggalnya Rony, Salsa langsung pergi ke Cafe deket kantornya dengan berjalan kaki yang jaraknya hanya beberapa meter dari Kantor.
"Rony apa-apaansih, emang gua anak kecil apa gak boleh jauh-jauh segala." Gerutu Salsa sambil berjalan menuju Cafe tersebut.
Salsa tidak menyadari bahwa sedari tadi ada seorang Laki-laki yang mengikuti dari belakang.
"Awas aja ka____"
Belum sempat Salsa melanjutkan ucapannya, sebuah kain hitam langsung menutup mulut dan hidungnya dengan wangi yang menyengat membuat Salsa pingsan seketika.
Parkiran yang sunyi karena semua pekerja sudah pulang memudahkan jalan penculikan tersebut untuk menculik Salsa.
"Aku mengerti kamu sayang." Gumam seseorang sambil membekap mulut Salsa.
Di tempat lain Rony yang merasakan kegelisahan langsung menutup Perkumpulannya karena dia tidak akan bisa berkonsentrasi jika yang dipikirannya hanya ada Salsa.
"Baiklah Kumpul kali ini ditutup besok dilanjutkan." Ucap Rony dingin.
Setelah perkumpulan ditutup tanpa menunggu semua anggota perkumpulan pergi, Rony langsung menuju Cafe dekat kantornya untuk menemui Salsa.
"Salsa jangan bikin gua khawatir bisa gak sih!" Gumam Rony sambil berusaha menghubungi no Salsa yang sialnya tidak aktif.
***
Sesampainya di Cafe tersebut Rony langsung buru-buru memasukinya. Tapi nihil Salsa tidak ada disudut manapun dari Cafe tersebut. Tidak habis akal Rony langsung menuju toilet barangkali Salsa sedang ke kamar mandi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sepenuh Hati [ END ]
FanfictionCerita ini menceritakan tentang seorang perempuan yang diselingkuhi. Perempuan ini merasa tidak ada Laki-Laki diDunia ini yang Tulus dan benar-benar mencintainya. Namun pada suatu hari ada seorang Laki-Laki yang datang kepada dirinya yang membuat Ar...
![Sepenuh Hati [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/359579487-64-k221271.jpg)