Nesia terlihat mulai meninggalkan kampus, ia berjalan dengan sedikit cepat dan berniat untuk segera pulang ke mension, dirinya yang sudah lelah dan luka yang sesekali mengeluarkan rasa perih, membuatnya tidak berniat untuk singgah di tempat yang lain
Baju yang sudah kotor dengan noda Kofi dan penampilannya yang sudah berantakan, membuat gadis itu semakin ingin cepat cepat untuk pulang
Saat ia tiba di depan kampus, ia di sambut oleh seorang peria yang tengah berdiri di hadapan mobil miliknya, sepertinya peria itu menunggunya
Nesia berniat tidak perduli dan ingin segera sampai di tujuannya, namun berbeda dengan peria itu, ia melihat Nesia
Dengan cepat Ame mendatangi Nesia dan mulai beberapa perbincangan dengan gadis itu
.
.
Ame: ah akhirnya kau tiba, ayo kita pergi.Ame berniat merangkul Nesia, namun Nesia menolak dan berusaha menghindarinya
.
.
Nesia: mungkin tidak sekarang, aku ingin pulangAme sedikit merasa heran, ia mengamati Nesia sejenak dan mengerti apa yang sedang gadis ini rasakan
Nesia mengalami hari buruk dan membuatnya mendapat beberapa luka, dikarenakan tersiram Kofi yang masih panas
.
.
Ame: baik, tapi ikutlah aku ingin menunjukan sesuatu padamu
Nesia: Ame aku lelah, tolong jangan menggangguku aku...
Ame: sutttt tidak ada penolakan, kau ingat, ayoAme dengan cepat mengambil tangan Nesia, ia perlahan menarik gadis itu dan mulai menuntunnya untuk masuk kedalam mobil miliknya
Nesia sudah masuk dan Ame juga dengan cepat, bergegas menuju kursi pengemudi, peria itu masuk dan mulai menyalakan mesin mobilnya
Mulai menjalankan mobil itu menuju suatu tempat
.
.
Nesia: kita ingin kemana ?
Ame: tempat yang pasti kau suka
Nesia: mengapa begitu yakin ? Kau bahkan tidak tau aku suka apa
Ame: aku percaya yang kali ini pasti tidak akan mengecewakanmuMobil berjalan dan berhenti di sebuah toko baju, Nesia terdiam ia berfikir apa tempat ini yang peria itu maksud
.
.
Nesia: toko baju ?
Ame: ya ayo turun
Nesia: untuk apa, aku tidak ingin berbelanja
Ame: mencari baju yang lebih baik untuk kau pakai, sudah ayo.
.
.
.Nesia mengenakan pakaian yang lebih Santai yang terlihat sesuai dengan dirinya
Nesia sedikit malu saat ia menemui America, wajahnya memerah dikarenakan ia yang tidak terbiasa mengenakan pakaian seperti ini, saat dirinya jalan dengan siapapun
Ame melihat Nesia wajah peria itu sedikit memerah, dan terlihat sedikit rasa canggung di antara keduanya
.
.
Ame: ayo, nanti kita kesorean
Nesia: iya
KAMU SEDANG MEMBACA
wealth enthusiast ( Ameindo )
Randomberkisah tentang perjodohan yang tidak pernah di inginkan, namun harus melakukannya hanya karena harta ingat dilarang meniru atau mengambil cerita saya, cerita ini murni atas pemikiran pribadi