Alloowww ada yang kangen
ga nihh sama cerita aku
sesuai janjiku aku akan update
tiap minggu, ya walaupun ini telat
Tpi aku ga akan lupain buat
Sempetin update.
Semoga suka sama ceritanya
.
.
.
.
.
.
H A P P Y R E A D I N G 💐📖
•••🦊•••
Sekarang couple pasutri kita tengah berada di dalam kamar yang luas. Setelah tadi ada perdebatan di tempat makan akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke rumah.
"Kenapa belum tidur?" Tanya Glava sambil mengelus surai hitam Nazla.
"belum ngantuk,"
"Tidur besok harus sekolah,"
"Tapi kalo belum ngantuk, gimana? Aku gak bisa tidur kak Lava," Rengek Nazla.
"Siapa suruh tadi minum kopi, udah di bilangin masih aja ngeyel liat kan sekarang akibatnya kamu ga bisa tidur," Omel Glava sambil menjitak pelan kepala Nazla.
"Ihh sakit tau!" Protes Nazla.
"Makanya jangan bandel kalo di bilangin ya nurut, mommy sama daddy lo nitipin lo sama gue kalo gue bilang nggak ya nggak jangan ngeyel liat sendiri kan akibatnya," Ucap Glava mengelus pelan dahi Nazla yang tadi ia jitak.
"Iya iya maap, kak Lava kek ibu-ibu komplek aja yang suka marah-marah," Ucap Nazla mengerucutkan bibirnya.
"Kenapa tuh bibir di gituin mau gue cium biar mampus gak gitu lagi," Nazla yang mendengar perkataan Glava lantas menutup bibirnya dengan tangan.
"Kak Lava serem ihh," Batin Nazla.
"Gak usah bilangin gue serem, gue kek gini juga demi kebaikan lo asal lo tau,"
"Kak Lava cenayang apa ya kok bisa tahu apa yang aku bilang," Batin Nazla.
"Gue bukan cenayang, gue cuman nebak apa yang lo pikirin," Ucap Glava seakan tahu apa yang di pikiran Nazla.
"Fiks si ini kak Lava cenayang," Ucap Nazla yakin.
"Udah gue bilang, gue bukan cenayang gue itu cuman nebak isi pikiran lo aja," Enak saja ia di katai seperti itu emang dia anak indigo apa.
"Udah tidur besok sekolah, ingat tadi kita gak masuk sekolah gara-gara pindah rumah," Ucap Glava menutup mata Nazla agar tertidur.
"Ihh! Iya si di suruh tidur tapi gak tutup mata aku juga kali kak," Kesal Nazla sambil menyingkirkan tangan besar berurat Glava dari matanya.
"Tidur Nazla," Ucap Glava serak. Nazla menurut mencoba menutup matanya.
Beberapa menit Nazla mencoba tidur tapi matanya belum mau tertutup. Nazla bergerak gelisah karna ia tidak bisa tidur.
Glava yang merasakan seseorang di sampingnya bergerak gelisah membuka matanya. "Kenapa, hm?" Tanya Glava serak.
"Gak bisa tidurr." Rengek Nazla mengerucutkan bibirnya.
Glava yang melihat tingkah Nazla terkekeh pelan lalu mendekap Nazla dan menaruhnya di dada bidangnya.
"Tidur besok sekolah." Ucap Glava membelai surai hitam Nazla.
KAMU SEDANG MEMBACA
GLAVANDRA
Ficção Adolescente{SEBELUM BACA FOLLOW DULU} Tak pernah terlintas di pikiran Glavandra bahwa ia akan di jodohkan dengan adik sahabatnya plus anggota geng motornya. Apakah Glava akan menerima perjodohan ini di saat ia yang masih berstatus pelajar atau malah menolakny...
