Ceklek
Chaeyoung menoleh ketika mendengar suara pintu terbuka.
Dapat dia lihat seorang remaja sedang berjalan kearah-nya dengan membawa beberapa kantong kresek ditangan-nya.
"Mama sudah makan?"
Awal-nya chaeyoung terlihat bingung ketika melihat kehadiran lisa. Namun ketika mendengar suara lembut-nya , chaeyoung seakan terhipnotis,rasa bingung-nya seketika lenyap.
"Lisa" chaeyoung tersenyum lebar.
Lisa merasa lega ketika nama-nya disebut.
"Peluk peluk peluk" ucap chaeyoung tak sabaran.
Lisa yang mendengar itu dengan cepat meletak-kan tentengan-nya. Dia dengan langkah lebar-nya berjalan kearah chaeyoung.
"Ugghh rasanya hangat sekali" lisa memeluk erat ibunya.
"Muachh" lisa mencium pipi chaeyoung. Dia bergelayut manja ketubuh chaeyoung.
"Aniya mam geli kkekee gelii" rancau lisa ketika tubuhnya digelitiki.
"Itu hukuman karena lili pergi lama"
"Aniya mam hahaha hentikan gelii"
"Rasakan ini"
"Hahaha mian mam kekkeke lili minta maaf"
"Lili bilang apa?"
"Hahaha maaf"
"Apa?"
"Maaf hahaha lili minta maaf,mam gelii hentikan"
"Baiklah"Chaeyoung menghentikan serangan-nya.
"Hah hah hah" Lisa mengatur nafas-nya. Dia berbaring disamping chaeyoung. Sedangkan Chaeyoung, dia setia memandang wajah lelah anak-nya dengan senyuman.
"Wae?!" tanya chaeyoung ketika lisa melihat-nya penuh intimidasi.
"An-aniya" nyali-nya ciut seketika mendengar suara chaeyoung.
"Apakah menemui-ku membutuhkan waktu lama?" tanya chaeyoung dengan mengusap keringat lisa.
Lisa diam matanya terpejam,dia memilih tidak menjawab. Dia hanya menikmati setiap usapan lembut dikening-nya.
"Lili lapar.bagaimana kalo kita makan?" mata-nya terbuka dan melihat wajah chaeyoung.
"Ayo,mama juga lapar" mendengar itu lisa langsung bangkit dari tidur-nya.
"Baiklah lili mau mengambil alat makan-nya dulu,mama tunggu disini yah" chaeyoung mengangguk.
"Muachh,jangan rindukan lili" sebelum pergi lisa terlihat mencium singkat pipi chaeyoung.
.............
"Brengsek!,berani sekali dia mengajukan hak asuh lisa kepengadilan" ucap jisoo penuh amarah.
"Kita tidak akan membiarkan hak asuh lisa jatuh ketangan-nya" balas jennie.
"Kita akan melakukan segala cara,apapun itu walau harus merenggut nyawa seseorang aku akan tetap melakukan-nya"
"Kontrol emosimu unnie!"
"Lisa kebahagiaan chaeyoung jen!"
"Ya aku tau,tapi tidak dengan cara kotor!"
"Kau tidak tau apa-apa!" setelah mengatakan itu jisoo pergi dari ruangan jennie.
"Aku hanya ingin kita berakhir bahagia bersama unnie" jennie menatap sendu kepergian jisoo.
........
Bagaimana?
Apa masih nyambung ceritanya?.
Segini dulu yah.
Vote komen yah.
Tzu_mahal...
KAMU SEDANG MEMBACA
perjalananku
Genç KurguMenceritakan susah senangnya seorang anak yang menanti pelukan ibu Tidak pandai merangkai cerita Kalo ada kesamaan kata dalam penulisan mohon dimaklumi
