"ASHELL!!! GANTIIN GAA!!!".
"KABURRR".
oniel yang melihat kericuhan sang kekasih dari luar kosan hanya menggeleng gelengkan kepala nya.
ia melangkah sedikit agak masuk ke dalam kosan, ia berdiri di ambang pintu untuk pamit kepada indah bahwa dirinya akan masuk ko kosan putra.
"indah aku masuk ke kos aku dulu ya, dadah jangan lupa gantiin ya shel haha" ucap oniel disandingi dengan gurauan.
sontak ashel berhenti berlari lari.
"tsk, iya iya tenang aja" balas ashel.
"iya niel makasih ya dadah" balas indah.
kemudia oniel menghilang dari ambang pintu kos mereka.
ashel melirik lirik indah seperti ingin meminta maaf.
"apa liat liat?!" tanya indah yang ternyata menyadari nya.
"maaf ya kak, nanti aku gantiin, aku tanggung jawab semua".
bukannya menjawab indah malah tertawa.
"gapapa kali shel shel, itumah murah kompor nya, urusan kamu bukan sama aku tapi sama ibu kos tuh".
mata ashel melotot, ashel baru teringat ada ibu kos yang akan memarahinya jika ia mengetahui ashel membuat kosan nya hampir terbakar.
"oh noo hell noo" balas ashel, ia mondar mandir dari pintu sampai ke arah dapur.
ia kembali lagi ke arah pintu, namun langkah nya berhenti disitu karena ia mendengar sesuatu suara yang mencurigakan dikamar gracia.
"eh guys guys sini deh" panggil ashel kepada indah dan freya.
"kenapa?" tanya indah.
"ini ihh sus banget" jawab ashel.
"ga ikut ikutan deh aku mau tidur" balas indah lalu pergi dan sekarang hanya tersisa mereka berdua saja.
"ahh geee sakit".
"tahan sean, bentar lagi".
"jangan disitu ahhh".
kini ashel dan freya saling tatap tatapan dan senyum senyum tak jelas.
"kita bakal punya keponakan" bisik ashel kepada freya.
"pasti sih".
tak lama jessi pun pulang, saat ia ingin melangkah kan kaki menuju kamar nya, langkah nya ditahan tangan nya ditarik oleh ashel agar berada di dekat nya.
"kenapa si shel gue cape" ucap jessi.
"suutt jes, denger deh" balas ashel.
"ha? denger apa?".
"kuping lo di pintu coba" sambung freya.
"aaakk sean sakit, kamu mah".
"makanya kamu pelan ge".
"besok ga masuk ah aku males sama bos nya".
"aku pun hari ini ga akan masuk kayaknya".
jessi memicingkan matanya, mulutnya terbuka lebar, ia menatap ashel penuh arti.
"guys kita bakal punya ponakan, omg pls jangan ada yang ganggu mereka" ucap jessi.
tiba tiba pintu kosan terbuka oleh seseorang, dengan segera freya menyolek ashel agar pergi dari depan pintu gracia.
"nihaooo!!! hallo semua wahai penghuni kosan" ucap ibu kos.
"i-ibu kos anjir" bisik ashel kepada Jessi.
KAMU SEDANG MEMBACA
kos kosan 48
أدب المراهقينmenceritakan tentang 2 kosan yang bersebelahan, antara kos putra dan kos putri.
