🔞Bonus chapter🔞.

7.6K 183 2
                                        

halo semuanya, selamat membaca cerita abal-abal ini ya semoga kalian suka. Jangan lupa vote dan komen

happy reading

warning ⚠️ ada adegan dewasanya ⚠️

###

Deburan ombak mengiringi langkah Faris yang tengah menyusuri pantai. Gara dan Faris tengah berlibur di salah satu pantai yang ada di Jogja, kita istimewa yang membuat banyak orang jatuh cinta.

Mereka tengah berlibur berdua untuk merayakan anniversary yang ke satu. Setelah kecelakaan itu mereka kembali berhubungan baik, Faris tidak lagi mengingat kenangan buruk yang Gara tinggalkan.

"Abis dari sini gimana kalo kita lihat sendratari Ramayana di Prambanan mas?" tanya Faris.

Dia melihat di internet jika sendratari Ramayana di Prambanan benar-benar harus di tonton bila ke Jogja. mumpung jarak pantai dengan Prambanan tidak jauh mereka bisa mampir untuk menonton.

"Kamu mau nonton?" Gara balik bertanya.

Faris mengangguk, dia ingin melihat sendratari Ramayana ini. Sangat di sayangkan jika sudah ke Jogja tapi tidak melihat sendratari ini. Dia ingin melihat keindahan panggung tari dengan latar candi Prambanan.

Pantai ini sebenarnya akan jadi destinasi wisata terakhir mereka, tapi karena ingin melihat sendratari Ramayana waktu untuk kembali akan di tunda jadi lusa. Jogja selalu punya magnet tersendiri untuk membuat orang merasa betah.

Setiap datang ke Jogja siapapun akan merasa jika mereka kembali pulang, entah mantra apa yang ada tapi Jogja benar-benar membuat siapapun merindukannya.

"Saya senang sekali bisa kembali ke Jogja dengan orang yang istimewa," ujar Gara.

Dia pernah berjanji jika akan kembali ke kota istimewa ini dengan orang yang istimewa juga. Selama bertahun-tahun dia hanya bisa datang sendirian tapi sekarang dia bisa kembali ke Jogja dengan Faris.

"Kota ini memang istimewa, banyak orang bilang jika sudah ke Jogja pasti akan kembali lagi kesini." Faris mengatakan ini sambil menatap Gara dengan penuh cinta.

Gara yang melihat itu langsung memberikan ciuman singkat di bibir Faris. Gara tidak pernah berharap akan melihat kembali tatapan penuh cinta dimata Faris, tapi sekarang dia bisa melihatnya dan memeluknya secara nyata.

Rasanya semua ini seperti mimpi dan setiap Gara ragu dengan kenyataan dia hanya akan menyentuh Faris. Setiap malam Gara selalu berharap jika setiap pagi yang dilihatnya adalah Faris, dengan begitu dia percaya jika semuanya bukan mimpi.

"Saya sayang sama kamu, jadi jangan tinggalkan saya," ujar Gara.

"Aku gak akan kemana-mana," balas Faris.

"Saya benar-benar takut kehilangan kamu, kalo kamu gak bahagia bilang saya ya." Gara memiliki bayangan yang buruk dengan kepergian Faris jadi dia tidak ingin Faris merasa tidak bahagia dan meninggalkannya.

"Setiap hari kamu selalu tanya aku bahagia apa gak dan hari ini kamu tanya untuk yang kedua kalinya. Jawaban aku tetap sama, aku bahagia sama kamu."

Gara memeluk Faris sambil memberikan ciuman di pipinya, Faris sudah mencintainya jadi dia pasti akan terus berusaha membahagiakan Faris. Gara jelas tidak mau kembali kehilangan, apapun yang terjadi dia akan berusaha untuk mempertahankan Faris.

Merek mengabiskan waktu yang romantis di tepi pantai, menikmati waktu berdua setelah sibuk hingga kurangnya waktu untuk bersama. Mereka memang bersama tapi terkadang terkendala kesibukan.

"Kayaknya kita harus buat agenda liburan tiap tahun." Faris benar-benar senang bisa liburan.

"Yah sepertinya memang begitu, kita butuh menyegarkan pikiran." Gara setuju, mereka tidak bisa terus-terusan kerja tanpa mengistirahatkan otak dan menghibur diri.

Mantan Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang