***
Apa jadi nya saat kita saling mencintai bahkan sudah terikat janji untuk menikah, tapi seseorang yang kita cintai itu, malah menikah dengan sahabat kita sendiri?, pasti sangat sakit bukan.
Itulah yang di rasakan oleh Zailyla Kania Arlita kerab...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🍃🍃🍃
Bintang dan bulan telah berganti dengan awan dan matahari. Pagi telah tiba, membuat semua orang harus kembali beraktivitas. Begitu juga dengan keluarga Zaily, mereka masak bersama untuk sarapan.
"Astaghfirullahaladzim abah." ucap umma Naira mengalihkan semua pandangan pada orang tua Zaily.
"Kenapa umma?" tanya Zaily.
"Ini, abah kamu numpahin masako ke telur banyak banget." jawab umma Naira.
"Aku kan gak sengaja sayang." ucap abah Halif.
"Iya aku maafin, udah, kamu lanjut motong sayur Itu aja." jawab umma Naira.
Semua kembali melakukan ke tugas masing-masing, setelah selesai mereka pun makan bersama lalu berkumpul untuk kembali bercerita.
"Nak, kapan mau di kasih tahu?" tanya umma Naira.
"Aku takut umma, aku takut Zaily marah." jawab Adiba.
"Zaily pasti gak akan marah sayang, kamu tahu betul kan sifat Zaily?" tanya umi Hana di angguki Adiba.
"Lagipun, pernikahan kalian besok, mau gak mau, kamu harus kasih tahu Zaily hari ini, biar besok dia gak kaget." ucap umma Naira.
"Nanti malam Diba bakal kasih tahu Ke Zaily umi, umma." jawab Adiba di angguki dua wanita paruh baya itu.
Singkat waktu, matahari telah berganti menjadi bulan. Kini Adiba Zaily sedang duduk-duduk di balkon kamar, atas permintaan Adiba.
"Zai." panggil Adiba, tapi mata nya fokus menatap ke depan.
"Iya?" tanya Zaily menatap Adiba.
"Aku mau menikah." jawab Adiba membuat Zaily kaget.
"Serius? Kapan taaruf nya? Kok gak kasih tahu aku?, terus kapan Hari H nya?" tanya Zaily beruntun.
"Lamaran dua minggu yang lalu, dan pernikahan nya besok." jawab Adiba membuat Zaily semakin kaget, dan senang.
"Wah! Selamat ya!" ucap Zaily tersenyum bahagia.
Adiba mengalihkan pandangan nya menatap Zaily, lalu berkata. "Kamu bahagia?" tanya Adiba.
"Iya dong, masa sahabat aku nikah, aku gak bahagia sih, kan aneh." jawab Zaily.
"Tapi setelah kamu tau orang nya, apakah kamu bahagia?" tanya Adiba, pertanyaan Adiba membuat wajah Zaily yang tersenyum menjadi kebingunggan.