Cinta dan Mata Angin
Orific by Aomine Sakura
Cerita ini hanyalah fiktif belaka. Kesamaan nama, tempat, latar dll hanyalah kebetulan. Tidak berniat menyinggung siapapun ataupun unsur sara.
Dilarang copas dan plagiat dalam bentuk apapun!
Selamat Membaca.
"Setelah ini kita ada pertemuan untuk band kita." Oji berkata sembari meminum es teh miliknya. "Tapi bos, lu beneran pacaran sama Zely?"
Tara menghembuskan asap rokoknya sebelum mematikan rokoknya. Siapapun pasti akan terkejut ketika melihat Oetara Keano Saveri yang muncul dengan motor miliknya dan kali ini tidak sendiri. Pria itu membonceng Eastya Zelline Rossaline.
Oji, Galang dan Ethan yang saat itu baru datang pun hanya bisa membuka mulutnya karena tidak menyangka jika Tara akan datang bersama dengan Zely. Setahu mereka semua, Tara menyukai Wendy dan bagaimana bisa Tara berpacaran dengan adik dari gebetannya sendiri.
Siapapun pasti tidak akan ada yang menyangka.
"Memang apa yang salah?" Tara bangkit dari duduknya. "Gua mau masuk kelas. Zely sudah menelponku untuk segera masuk ke dalam kelas."
Oji benar-benar merasa jika pria yang ada di hadapannya bukankah Oetara Keano Saveri. Rasanya baru kali ini ia melihat Oetara Keano Saveri dalam mode budak cinta seperti ini. Tetapi, mereka semua bisa melihat ketulusan yang ada di mata Tara.
"Gua mau balik kelas." Tara mematikan rokoknya dan berjalan meninggalkan ketiganya.
...
Wendy memperhatikan penjelasan yang sedang dijelaskan guru dengan seksama. Di sampingnya Zely juga mendengarkan dengan konsentrasi yang tinggi.
Melirik adiknya, Wendy merasakan dadanya terasa sesak. Sial. Meski ia tampak berkonsentrasi, pikirannya bahkan seperti tidak ada di kepalanya. Perutnya bahkan terasa mual.
Pagi ini, seperti biasa Tara menjemput adiknya untuk berangkat bersama ke sekolah dan ibunya yang mengantarnya. Kakinya belum sembuh benar tetapi ia bisa berjalan meski tertatih-tatih.
Bel tanda istirahat dibunyikan. Zely meregangkan tangannya dan pinggangnya terasa sakit karena terlalu lama duduk, matanya juga pegal karena harus memperhatikan papan tulis dan menulis di buku catatannya.
"Wendy!!! Ayo kita ke kantin!" Zely memeluk kakaknya dengan manja. "Kamu mau makan apa?"
"Zel! Ayo ke kantin."
Suara khas milik Tara terdengar. Zely menolehkan kepalanya dan memandang pacarnya yang berdiri di depan pintu kelasnya. Tara bahkan tersenyum lembut dan membuat dada Wendy terasa sesak.
Mengapa ia baru menyadari senyuman Tara yang seperti itu?
"Eh?" Zely sedikit gelagapan.
"Lo lupa? Kita mau makan seblak, lo sendiri yang bilang kemarin."
Zely merasa kebingungan. Ia ingin makan di kantin bersama dengan Wendy tetapi ia lupa jika mereka seharusnya makan bersama.
"Di cari pacar lo tuh." Wendy mencolek lengan Zely. "Gua juga ada janji mau ke kantin bareng kak Atan. Lo ke kantin aja bareng kak Tara."
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta dan Mata Angin
Tienerfictie"Cinta dan Mata Angin." ©Aomine Sakura ... Oetara Keano Saveri dan Selatan Keano Saveri adalah saudara kembar namun berbeda. Meski wajah mereka sama dan memiliki paras yang tampan, namun kepribadian mereka berbeda. Oetara anak band yang gemar keluar...
