"nih tato couple aja ini bagus juga, kalau ga mau kita pulang ga jadi tato nya", ancamnya.
"ck, lu main ngancem ngancem yaudah lihat sini?", nelv kesal .
"ntar pas selesai aja ", cetus gamma dan masuk kesebuah ruangan.
Nelv terlihat kesal tapi mau bagaimana lagi disangat ingin ditato. Mau tidak mau harus nurut pilihannya pak su apalagi selera gamma juga jauh dari kata jelek.
"jadi gimana cil, jadi tato nya?", tanya neul.
"yaudah ka, jadi ", nelv memanyunkan bibirnya.
Nelv masuk keruangan yang sama dengan gamma. Walaupun awal gamma yang masuk tapi neul lebih dulu menato nelv. Ditengah proses nelv malah minta berhenti dan menyuruh gamma untuk ditato lebih dulu.
"udah diem, udah gw bilangin juga apa dikit lagi nanggung sayang", gamma mengelus rambut nelv lembut.
"ekhem bisa bucinnya nanti aja hmm?, gw belum dapat feem ya asu", neul berdeham.
Neul melanjutkan tugasnya dengan hati hati sampai tatto ditangan nelv selesai. Setelah itu baru dilanjutkan menato gamma yang ateng ateng saja beda sama bininya.
"sip, bagus nih", ucap neul
"eul, udah gw tf ya, elv ayo balik janji lu jangan lupa", ujar gamma.