[SEDANG ROMBAK ALUR]
Sebelum Rombak Alur : Transmigrasi Kana
Setelah Rombak Alur : A Life Unveiled
Seorang agen rahasia elit ISA bernama Kanava Kael Draxon tewas dalam misi dan terbangun di tubuh Kanaza Elvior Arvendra, antagonis dalam novel romanc...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hai, kenalin gw Kanava Kael Draxon. Umur gw 21 tahun, anak tunggal dari Draven Mavior Draxon dan Velmora Virelia Draxon, sepasang kekasih yang sudah berada di dunia entertainment sejak lama. Papa gw itu seorang aktor terkenal yang disegani banyak orang, sedangkan mama gue dia seorang model yang selalu jadi pusat perhatian di manapun dia berada.
Dari luar, hidup kami kelihatan sempurna. Kamera, sorotan lampu, dan nama besar yang selalu ada dimana-mana.
Tetapi itu cuma didepan kamera.
Karena di balik layar, gw hidup di dunia yang bahkan orang ga akan nyangka gw hidup disana. Gw bagian dari International Sovereign Alliance-atau yang lebih dikenal sebagai ISA.
ISA Bukan organisasi sembarangan. ISA dikenal oleh banyak negara, bukan karena kekerasan tapi karena kecerdasan.
Kami nggak main kotor. Kami menyelesaikan hal-hal yang bahkan negara pun gagal tangani. Dan ya kalau seseorang mau "menyewa" ISA, itu bukan perkara kecil. Masalahnya harus hampir mustahil diselesaikan, dan harganya? Nggak semua orang mampu bayar.
ISA berdiri bukan tanpa alasan. Organisasi ini didirikan oleh seorang mantan agen rahasia internasional, seseorang yang udah terlalu sering melihat dunia dipenuhi kasus yang nggak pernah terselesaikan.
Dia punya satu tujuan sederhana yaitu mengakhiri hal-hal yang nggak bisa diselesaikan oleh siapa pun. Dan dengan reputasinya yang besar, pemerintah dari berbagai negara bahkan memberikan dukungan penuh. Dana, akses, bahkan informasi yang membuat ISA bisa mendapatkannya tanpa banyak hambatan.
Tapi bukan itu yang bikin ISA ditakuti. Yang bikin ISA berada di puncak adalah orang-orang di dalamnya.
Setiap anggota dipilih langsung oleh pendirinya. Nggak ada yang biasa-biasa aja. Mereka adalah yang terbaik di bidangnya, seperti strategi, teknologi, intelijen, bahkan psikologi.
Kami itu dilatih langsung. Dibentuk tanpa celah. Dan gw adalah salah satu dari mereka. Di usia 19 tahun, gw udah terbiasa menghadapi hal-hal yang nggak pernah diajarkan di dunia "normal".
Rahasia. Manipulasi. Dan kebenaran yang disembunyikan. Dan sejak saat itu, hidup gw nggak pernah benar-benar "normal" lagi. Kasus pertama yang gw tangani bukan sesuatu yang kecil. Bukan pencurian. Bukan juga konflik biasa.
Itu tentang sebuah perusahaan teknologi besar yang tiba-tiba kehilangan kendali atas sistemnya sendiri. Bukan karena diretas sembarangan tapi karena seseorang dari dalam. Seseorang yang ngerti sistem itu lebih baik dari penciptanya. Bahkan empat negara gagal melacak pelakunya.
Dan ISA? Butuh waktu kurang dari seminggu. Dan gw ada di sana. Bukan sebagai penonton. Tapi sebagai bagian dari tim yang menyusun semuanya dari awal.