Haii gusy kembali lagi dengan aku reren . Sebelum membaca follow dulu akun aku ya .
Jangan lupa juga bantu rekomendasi cerita mafia ini ke teman teman kalian ya 🥰
Happy reading 🌼🌼
Part 20
Sapu tangan
Ruby tengah duduk di pinggiran teras halaman panti ,ia menyeka keringatnya dengan tangannya. Ia merasa capek dengan penelusuran nya hari ini ,yang tak bisa menemukan apapun selain rerumputan liar ,dan semak belukar .
Wajah Ruby menengadah ke atas langit ,langit yang gelap,tanpa bintang dan bulan ,hanya awan hitam yang menyelimuti langit malam ini .
Ia hanya tersenyum tipis melihat langit malam ini .
" Capek ya ternyata" keluh Ruby ,ia menyenderkan kepalanya pada tiang dinding panjang di panti .ia mencoba memejamkan matanya sebentar untuk menghilangkan rasa capek nya .
Tak berselang lama Ruby merasakan tubuhnya seperti sedang di goncangkan ,spontan Ruby membuka matanya dan menatap Zaza yang tengah menggoyangkan tubuhnya.
" Zaza?!" Kaget Ruby ,spontan ia bangkit dan berdiri,ia berkacak pinggang melihat penampilan zaza yang kucel
" Iya gue kenapa?" Tanya Zaza sedikit ketus ,lantas ia duduk di teras halaman panti dengan mood yang kesal
" Hahahaha ,habis darimana Lo ? Kucel gitu " kata Ruby dengan tertawa terbahak-bahak menertawakan penampilan zaza yang berantakan
" Diem ege ,gue lagi kesel tau gak " sahut Zaza ketus ,ia memalingkan wajahnya ke arah samping
" Kesel kenapa? Tumben tumbenan Lo kesel? Bukannya Lo ya ,yang paling semangat buat cari bukti" kata Ruby sambil duduk di samping Zaza dan menepuk pundak zaza
" Ehk Ruby ,gue nemuin kalung liontin di taman belakang" kata ,Zaza baru teringat bahwa ia tadi menemukan sebuah kalung liontin di taman belakang ,lalu Zaza merogoh saku celananya mengambil sebuah kalung liontin dan memperlihatkan kalung tersebut ke Ruby .
Lantas Ruby mengambil kalung tersebut dari tangan Zaza dengan senang hati ,lalu ia membolak-balikkan kalung tersebut .
" Inisial D siapa?" Tanya Ruby pada Zaza , sedangkan zaza hanya mengangkat bahunya tanda tak tahu .
" Gak tau ,tadinya gue mau tanya sama Lo ,ehk taunya Lo gak tau juga " kata Zaza
" Yaudah kita tanya yuk sama alezra , vyora dan zaviera" ajak Ruby pada Zaza ,yang langsung di sambut girang oleh zaza
" Gass" kata Zaza
Lalu mereka berdua pun bangkit dari duduknya ,dan mulai melangkah mendekati pintu depan panti ,namun sebelum melangkahkan kakinya ,Ruby tak sengaja melihat sebuah kain berwarna hitam yang menyangkut antara rerumputan liar .
Ruby yang menghentikan langkahnya itu membuat zaza yang sedang berjalan itupun harus terbentur punggung Ruby di depannya .
" Ruby kalo mau berhenti itu bilang ege ,kejedotkan pala gue ke punggung Lo" protes Zaza sambil mengusap dahinya yang sakit akibat benturan
Sedangkan Ruby hanya diam tak merespon,ia malah berjalan ke arah rerumputan liar dan mengambil sesuatu .
Sementara zaza yang melihat itu hanya menyipitkan matanya menatap Ruby yang sedang memegang sesuatu ,Zaza yang di landa penasaran itu pun lantas menghampiri Ruby yang terdiam dengan memandang sebuah benda .
" Ruby" panggil Zaza seraya memegang pundak Ruby ,Ruby yang merasakan pundaknya seperti ada yang memegangnya lantas sedikit terkejut ,spontan Ruby menoleh ke belakang dan ternyata disana ada Zaza yang berdiri di belakangnya .
KAMU SEDANG MEMBACA
mafia the devil
Fiksi RemajaCerita ini mengisahkan sebuah petualangan kelima remaja dalam mencari dalang pelaku misteri pembunuhan berantai di desa mereka yang menewaskan seluruh anggota keluarga mereka secara mengenaskan. Namun sebelum mereka menyelesaikan masalah pencarian t...
