part 52 gagal bukan berarti kalah

51 34 6
                                        

tandai typo!

happy reading gusy 💓 💓

                                       part 52

                       Gagal bukan berarti kalah

"Arrghh sialan Bajingan!"

                  Prang!

                  Brag!

                   Treng!

Seorang gadis yang baru saja datang itu langsung mengamuk ,ia melemparkan semua barang yang ada di hadapannya. Termasuk pot bunga ,guci dan benda benda lain yang mengandung kaca .

Pecahan serta serpihan kaca mulai memenuhi area lantai . Emosi kecewa di campur menjadi satu .  Keadaan lantai 1 benar benar berantakan beda seperti di awal .

"Alezra stop!" Tegur zaviera,ia membawa alezra kedalam dekapannya,ia berharap dengan memeluk nya emosi alezra bakalan stabil .

Ya gadis tersebut bernama alezra,sepulang dari gedung terbengkalai itu Alezra tak henti hentinya mengumpat kasar dan menyumpah serapah Alex pelaku kedua yang terlibat itu .

"Kenapa za kenapa?" Tanya alezra histeris , alezra sengaja menggantungkan ucapannya .dirinya sedang menangis sesenggukan meluapkan semua rasa kecewa bercampur emosi itu di dekapan zaviera

"gue benci sama semesta yang gak pernah berpihak sama kita ,gue benci za ,gue benci! Semesta udah ambil  orang tua kita za, saudara kita ,lalu apa lagi sekarang?! ,ini gak adil za. " racau alezra panjang lebar tangisannya makin menjadi , tubuhnya bergetar hebat seiring dengan tangisan yang mulai kencang .

"Gue juga iri za sama orang orang di luaran sana yang masih punya keluarga utuh! Sedangkan kita? ,4 tahun za kita gak pernah ngerasain lagi sebuah pelukan, nasehat,pujian, usapan semuanya za! SEMUANYA UDAH HILANG ZA! DAN GUE BENCI ITU!!" Alezra kembali meracau meluapkan semua unek unek nya yang selama ini bersarang di pikiran dan juga hatinya .

Alezra menaikkan ucapan di akhir kalimat nya satu oktaf . Membuat zaviera sempat terdiam sejenak.

Keempat saudaranya hanya diam mendengarkan satu persatu kata yang terlontar dari bibir mungil alezra.

Ya ucapan alezra semuanya benar ,bukan benar saja tapi benar sekali!

Selama 4 tahun ini mereka hidup dengan sebuah kekosongan, kehampaan kesepian . Tak ada yang mengingatkan mereka untuk makan ,mandi sekolah kecuali para saudaranya sendiri.

Mereka bertahan ,berjuang untuk hidup demi apa? Demi membalas semua pelaku sadis yang telah menewaskan keluarganya .

Pelukan zaviera semakin ia kencangkan , tangannya bergerak mengusap rambut alezra lembut

"Alezra denger gue ,gak setiap sesuatu bisa di dapatkan dengan mudah,semuanya memiliki rintangan tersendiri. Termasuk kita yang ingin berjuang mencari pelaku pembunuhan berantai di panti .Inget Al gagal bukan berarti kalah ,justru gagal inilah yang seharusnya membuat kita lebih berjuang dan semangat lagi untuk mencari sumber dari pelaku itu sendiri. Percaya sama gue setelah badai pasti terbit pelangi ." Zaviera memberikan sebuah penjelasan untuk alezra,dirinya mengatakan sesuatu itu dengan lembut .

Karna zaviera tahu emosi seseorang gak seharusnya di balas dengan emosi tetapi balas lah dengan kelembutan, seiring berjalannya waktu emosi Tersebut akan mereda dengan sendirinya.

"Apa yang di katakan sama zaviera ada benarnya Al ,gue tahu perasaan Lo kecewa ,emosi ,sedih dan marah ,tapi gak gini juga caranya  Al Lo lampiaskan semuanya pada barang barang yang gak bersalah sama Lo." vyora ikutan bersuara ,dirinya menyetujui ucapan zaviera yang barusan terlontar begitu saja .

mafia the devil Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang