Happy reading gusy 💓
Part 42
Pertikaian
"Alfaro!"
Suara berat menggelegar di seluruh penjuru ruangan ,laki laki parubaya yang masih lumayan muda itupun tengah tergesa gesa mengikuti langkah putra keduanya yang sedang menuruni beberapa anak tangga .
"Alfaro!"
Lagi dan lagi panggilan keduanya sama sekali tak di respon oleh pemuda yang memakai kaos oblong warna putih serta celana jeans hitam , tengah buru buru menuruni tangga ,pemuda itu berusaha menjauh dari pria parubaya yang kini sedang mengejar langkahnya dari belakang.
Lalu ia berjalan ke arah ruang tamu ,ia menyambar jaket kebesarannya dan mengambil kunci motor sport hitam nya yang menggantung di jaketnya .
Sebelum ia melangkah, pergelangan tangannya telah di cekal oleh seseorang .
" Alfaro dengar papah!" Ujar pria parubaya yang di yakini ialah papah Alfaro .
Lantas Alfaro membalikkan tubuhnya menghadap sang papah .
" Apa? Mau maksa Alfaro lagi buat jadi CEO muda di perusahaan anda?!" Kata Alfaro dengan sinis ,ya selama ini papahnya selalu memaksa dirinya untuk menjadi tuan muda di perusahaannya yang raksasa itu .
Namun Alfaro enggan , menurutnya jadi tuan muda itu gak gampang ,ada inilah ,ada itulah . Ribet menurutnya!
" Papah Al ,bukan anda , Sopan kah kamu pada orang tua bilang begitu?" Koreksi pria parubaya itu dengan emosi
" Anda gak pantas buat di sebut papah!" Tukas Alfaro ,ia menunjuk jari telunjuknya di hadapan wajah papah nya
"KURANG AJAR" bentak pria parubaya itu ,lalu ia melayangkan sebuah tangan dan....
Plak!
Pria parubaya itu melayangkan sebuah tamparan keras ke pipi putranya ,saking kerasnya tamparan tersebut membuat wajah tampan Alfaro tertoleh ke samping .
" Al kalo kamu gak mau jadi CEO ,lalu masa depan mu mau kayak gimana? Mau kamu hidup miskin kayak orang orang di luaran sana?!" Kata papah Alfaro yang bernama Wiratama itu Pemilik perusahaan wiratama contruction. Ia berkata seperti itu setelah melayangkan sebuah tamparan .
" Hahahah,peduli apa anda dengan kehidupan saya ? Bukankah anda sejak dulu enggan menerima saya sebagai putra anda? Terus kenapa hari ini anda khawatir dengan masa depan saya ?! " Alfaro memberikan sebuah pertanyaan beruntun pada papahnya , sungguh Alfaro tak habis fikir dengan papah nya ini.
Ia memegang pipinya yang kebas akibat tamparan tersebut . Sorot matanya menyiratkan sebuah kekecewaan,kesedihan serta luka yang cukup dalam .
Sekelebat bayangan masa kecilnya kembali berputar di kepalanya
"Papah" panggil seorang anak laki laki kecil memakai kemeja lengkap dengan mainan mobil-mobilan yang berada di tangan kecilnya .
Anak laki laki berkemeja itu sangat antusias menyambut papah nya yang baru pulang kerja .
Saking antusiasnya ia sampai merentangkan kedua tangannya minta peluk .
Namun pria parubaya itu malah berlari menyambut anak laki laki sulungnya ,lalu dengan bahagia ia menggendong anak sulung laki laki yang menggunakan kaus santai dan kacamata yang bertengger di hidung mungilnya .
" Papah kenapa Al gak di gendong juga?" Tanya anak kecil berkemeja itu yang bernama Alfaro .
" Diam kamu anak sialan ,kamu bukan putra sayaa !!" ujar pria parubaya itu ,lalu dengan kejamnya ia menendang tubuh Alfaro menggunakan kakinya yang besar , hingga membuat Alfaro terjerembab ke lantai .
KAMU SEDANG MEMBACA
mafia the devil
Fiksi RemajaCerita ini mengisahkan sebuah petualangan kelima remaja dalam mencari dalang pelaku misteri pembunuhan berantai di desa mereka yang menewaskan seluruh anggota keluarga mereka secara mengenaskan. Namun sebelum mereka menyelesaikan masalah pencarian t...
