Hallo gusy reren kembali lagi nemenin kalian di malam Minggu ><
Siapa nih yang lagi malming sama pacarnya ?
Atau sama Sahabat nya?
Seperti biasa jangan lupa follow ya
Oh iya untuk yang baru bergabung selamat datang >< .
Happy reading
Part 9 Mie ayam
Sepulangnya dari sekolah alezra beserta saudaranya tidak langsung pulang ke basecamp , melainkan mereka menepi sebentar ke warung mie ayam yang memang tempatnya berada di pinggir jalan .
" Mas mie ayam nya 5 porsi ya " pesan alezra pada pria parubaya yang sedang menata dagangannya tersebut .
Dengan tersenyum ramah pria parubaya itu pun lantas menganggukkan kepalanya tanda mengiyakan.
Secepat mungkin pria parubaya itu menyiapkan pesanan mereka dengan gesit dan lincah .
Sementara Alezra dan saudaranya duduk di kursi yang telah di sediakan di samping gerobak ,sembari menunggu pesanan mereka datang ,mereka berbincang bincang dengan mengungkit masalah tadi di ruangan kepsek.
" Sumpah baru pertama kali gue liat si curut di Tampar langsung sama nyokapnya " kata Ruby mengungkit masalah tadi ,ia sungguh tak habis fikir dengan kejadian di ruangan CCTV tadi, ia kira geng curut telah melakukan kerja sama dengan orang tua Gisel untuk memfitnah kami ,tapi ternyata ia salah justru nyokapnya Gisel malah menampar putrinya langsung di hadapan kepala sekolah beserta teman teman nya Gisel .
" Aslii mana keras banget lagi tamparannya" ucap alezra sembari memainkan botol saus di depannya .
" Kira kira si Gisel gimana kabarnya ya?" kata zaza mencoba bertanya pada keempat saudaranya mengenai keadaannya Gisel sekarang .
" Eemm... Gak tau " ucap Ruby sambil mengetuk ngetuk dagunya menggunakan telunjuknya.
" Yeahh harus tahu lah" kata zaza memaksa
" Dih Lo pikir gue bokapnya apa harus selalu tahu si Mak Lampir itu" ujar Ruby sembari memutar bola matanya malas
Tak lama seorang pria parubaya datang menghampiri mereka sambil membawa nampan berisi 5 mangkok mie ayam komplit dengan pangsit goreng di atas mie nya .
Dengan riang mereka pun menyambut kedatangan pria parubaya itu.
" Asik mie ayam datang nih ,kebetulan perut gue dah kelaparan " ujar alezra riang dengan tangan yang mengelus ngelus perutnya yang kelaparan.
" Sabar sabar ,ini mang taro ya di meja " ucap pria parubaya pedagang mie ayam itu sambil meletakkan satu persatu porsi mie ayam itu meja .
Dengan cepat alezra menyambar mangkok mie ayam itu ,lalu ia kasih saus sambal dan kecap terakhir ia berikan perasan jeruk nipis .
Lalu ia santap mie ayam itu dengan lahap ,membuat vyora , zaviera,Ruby dan zaza terbengong melihat kelahapan alezra .
" Lapar neng?" Tanya Ruby pada alezra
" Iywaaa lwapwar" jawab alezra tak jelas ,lantaran mulutnya penuh dengan mie ayam
" Telen dulu makanannya baru ngomong" tegur zaza pada alezra
Alezra yang masih penuh mulutnya itu pun hanya menganggukkan kepalanya tanda menjawab 'iya'
Vyora zaviera Ruby dan zaza langsung menyantap mie ayam tersebut dengan santai ,berbeda dengan alezra ia telah selesai duluan memakan mie ayam tersebut.
" Eeeuu " cendawa alezra
" Gak sopan IHK Lo Al" tegur ruby
" Hihihi" alezra yang di tegur seperti itupun hanya cengengesan
" Alhamdulillah kenyang gue" ucap vyora sambil mengambil tisu di depannya,lalu mengelap bibirnya yang terkena noda saus mie ayam tadi.
" Udah selesai kan makannya? Kalo udah yok pulang " kata zaviera setelah selesai ia menyantap mie ayam .
" Udahhh " jawab mereka berempat serempak
Setelah itu mereka pun bangkit dari kursinya masing masing ,dan berjalan mendekati pria parubaya yang sedang duduk bersila sambil memainkan ponselnya.
"Mas ini uang pembayaran nya" ucap vyora memberikan selembar uang kertas berwarna merah kepada pria parubaya .
Pria parubaya itu menerimanya dengan senang hati ,ia memberikan kembaliannya pada vyora .
" Makasi ya neng ,jangan lupa mampir lagi" kata pria parubaya berterimakasih kepada vyora dan saudaranya karena telah mampir ke kedai dagangan nya.
" Iya sama sama " jawab vyora ,setelah itu mereka pun pergi meninggalkan kedai mie ayam itu .
💫💫💫💫
Seorang gadis tengah bersantai di ruang tamu dengan membaca novel kesukaannya .tak lupa ia pun membawa beberapa cemilan enak seperti Chiki ,permen, coklat dan minuman untuk menemaninya saat membaca novel tersebut.
" Wulan" panggil wanita parubaya berdandan natural tetapi elegan.
Ia menghampiri putrinya yang sedang asyik membaca itu .
Ya putrinya itu bernama Wulandari Putri.
Wulan mengangkat kepalanya dan melirik ibundanya yang sedang berada tepat di depannya " ada apa bun?" Tanya Wulan ,ia yang tadinya baring menjadi bangkit .
" Wulan apa benar kamu buat masalah di sekolah?" Tanya Diana ibunda Wulan langsung to the point
Wulan sontak membulatkan matanya tak percaya,darimana ibundanya tahu ia sedang bermasalah di sekolah?
" Loh bun-bunda tau darimana?" Tanya Wulan terbata ,terlihat sekali matanya menyiratkan kebingungan
" Dari ibunya Gisel ,Wulan bunda tau kamu mau bela sahabatmu ,tapi jika sahabatmu yang salah jangan di bela ,itu dosa nak ,sama saja kamu mengadu domba itu termasuk sifat namimah nak ,jangan sekali kali kamu melakukan hal yang sama . Untuk hari ini bunda kasih kamu hukuman ringan yaitu beresin semua kamar yang ada di rumah ini selama 1 Minggu ,tapi kalo kamu ngulang kesalahan yang sama ,maka hukumannya jadi bertambah paham?! " Nasehat Diana pada putrinya sekaligus memberikan hukuman serta gertakan bagi putrinya agar ia tak melakukan kesalahan yang sama .
Gisel yang di ceramahi oleh ibundanya pun hanya menundukkan kepalanya dan menggerakkan jari jemarinya yang lentik itu .
" Iya bunda Wulan paham ,Wulan janji gak akan mengulangi hal yang sama ,maaf bunda karena Wulan udah bikin malu ." Ujar Wulan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukannya
" Jangan minta maaf sama bunda ,tapi minta maaflah pada orang yang udah kamu playing viktim kan " kata Diana lembut ,tangannya bergerak untuk menyelipkan anak rambut yang panjang ke belakang telinga Putri nya
"Iya janji Wulan bakalan minta maaf besok " janji Wulan pada Diana ibundanya
" Janji?" Diana menyodorkan jari kelingking nya di hadapan Wulan Putri nya
" Janji" ucap Wulan sambil menautkan jadi kelingking dirinya dengan ibundanya .
Setelah itu mereka pun berpelukan selayaknya anak dan ibu .
Bersambung......
Jangan lupa vote dan komen yaa !!
Aku update besok ongehhh
Dahhhhh
KAMU SEDANG MEMBACA
mafia the devil
Fiksi RemajaCerita ini mengisahkan sebuah petualangan kelima remaja dalam mencari dalang pelaku misteri pembunuhan berantai di desa mereka yang menewaskan seluruh anggota keluarga mereka secara mengenaskan. Namun sebelum mereka menyelesaikan masalah pencarian t...
