Seminggu kemudian.
Seluruh Keluarga ch2 dibingungkan oleh sifat Christy yg berbeda. Selama seminggu ini Christy tidak lagi berinteraksi dengan mereka. Bahkan shani yg sangat disayang oleh Christy pun. Ikut didiamkan oleh Christy.
Apalagi chika. Christy sama sekali tidak menyapa atau merecokinya selama seminggu ini.Christy benar-benar mendiamkan nya.
Akhir² ini, Christy selalu berdiam diri di kamar nya. Ia keluar jika waktu makan, ataupun sekolah saja. Selebihnya tidak.
"Sebenarnya Christy kenapa ya shan? Apa kita ada salah bicara ya sama dia?" Tanya veranda, heran.
Saat ini ia tengah duduk diruang keluarga bersama anak dan keponakannya, chika.
"Gatau juga mah, dari kemarin sifat nya berbeda. Pasti kamu ada ngomong sesuatu kan sama Christy, chika?" Tanya shani pada chika, yg asik memakan popcorn.
"Sampe dia kaya gini?"
"Apasih ci, orang aku gak ada ngomong apa-apa yg tuh anak" Ucap santai, chika.
"Emang lagi bm aja kali dia"
"Beneran? kamu gak bicara apapun sama anak kamu?" Tanya shani, curiga.
"Iya ci shaniii, udah ah emang males ngomong aja kali si Christy itu"
"Hahh, yaudah"
"Apa jangan², gara-gara omongan gw waktu itu ya?" Batin chika, bertanya.
Flashback seminggu kemarin.
Christy saat ini sedang, mengerjakan tugas sekolah nya. Ia mengerjakannya dengan tenang, karna di temani oleh hujan deras diluar.
Christy ya tengah fokus, Tiba-tiba teralih pada luar jendela. Ia melihat chika, juga mendengar chika berteriak.
Christy yg awalnya bodoamat, tapi ia tetap turun dan menghampiri chika.
Disisi lain.
"duh, ini orang rumah pada kemana sih. Masa gak satupun yg denger suara gw?" Monolog chika. Kini ia berada di dalam mobilnya, ia memanggil keluarga nya guna untuk membawakannya payung.
Karena sebenarnya, Tiba-tiba mobil mogok di depan gerbang rumah nya. Sungguh kasihan bukan, baru sampe tapi malah mogok, tanggung sekali.
"CI SHANI, TANTE VE/ BI ANI, PAK SATPAM! SIAPAPUN BAWAIN SAYA PAYUNG!!" Teriak chika, di dalam mobilnya.
"Lagian ni mobil, pake mogok segala ah elah. Tanggung banget bangke!" Chika memukul stir mobil nya.
sebenarnya ia bisa saja berlari ke dalam, tapi dirinya sedang membawa berkas penting.
Tok
Tok
Tok
Chika yg mendengar kaca mobilnya diketuk pun, menoleh ke arah nya.
"Christy?" Gumam chika. Karena bukan tante atau cicinya, melainkan anaknya yg mengetuknya.
"Ngapain kamu disini?" Tanya chika, ia sudah membuka kaca mobil nya. dan melihat Christy sedang membawa payung.
"Aku bawain mami payung, semua orang lagi gak ada, cuma ada aku dirumah" Ujar Christy, memberikan payung yg ia pegang.
"Mobilnya kenapa gak dimasukkan aja mih?"
"Mobil saya mogok, udah ah sini payung nya" Christy memberikan nya.
"Makasih" Ketus chika, dan mengambil payung itu.
"Iya mih" Ia pun mundur beberapa langkah, dari mobil chika.
Brakk!
Chika sudah keluar dan memakai payung nya.
"Mih? Boleh tanya sebentar gak?" Tanya Christy, pada chika yg sudah berjalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dia Anakku.
Короткий рассказ"Jangan harap saya bisa sayang sama kamu, Christy." Ucap chika dan pergi meninggalkan Christy sendirian, di tengah hujan deras. "Tuhan, aku iri dengan teman temanku yg disayang maminya, aku juga ingin merasakan nya" Batin Christy, seraya berdoa "Di...
