Aran bangun, dan berjalan kembali untuk mencari Putri nya itu. Meskipun tubuh nya luka dan lemah, ia tidak peduli. Yang dipikirkan nya sekarang adalah Christy.
"Christy tunggu ayah ya, ayah janji bakal cari dan selamatin kamu"
..
Aran mulai berjalan menyelusuri hutan lebat itu. Banyak tanaman merambat dimana-mana. Ranting-ranting pohon yang berserakan karena hujan deras kemarin, banyak runtuhan pesawat yang terbelah di sana.
Aran dengan tubuh yang penuh dengan luka itu, harus berjalan dengan hati-hati. Karena bisa saja didalam hutan ini ada hewan buas, Aran tak tau.
Aran mengambil satu batang pohon, untuk membantu nya berjalan dengan kondisi nya saat ini. Ia terus berjalan, bertekad untuk menemukan anaknya, Christy.
Sementara itu.
Christy dan dokter shanju pun mulai meninggalkan tempat mereka tertimbun runtuhan-runtuhan pesawat.
Christy membantu dokter shanju berjalan dengan ia me–mapah pinggang shanju.meskipun kakinya juga terluka.
Tidak lama setelah itu.
Karena hari akan segera gelap.matahari pun sudah tak terlihat lagi, karena lebat nya pohon-pohon disana.
Christy dan shanju memutuskan untuk beristirahat dan bermalam di situ.
"Tante, kita istirahat disini ya. Kita juga gak tau mau kemana." Ujar Christy memberikan saran.
"Iya Christy kamu benar. Kita istirahat disini saja." Shanju setuju dengan saran Christy. Karena hari benar-benar telah berganti malam. Dia juga tidak tau harus kemana. Apalagi dengan kondisi kakinya yang terluka itu. Sangat Membuat shanju begitu lelah.
Kemudian Christy membantu shanju untuk duduk bersandar di dekat pohon besar hutan itu.
"Terimakasih." Shanju tersenyum dengan kebaikan anak itu.dan kemudian menyadarkan punggungnya ke pohon.ia juga meluruskan kakinya yang terluka.
"Kaki tante parah banget lukanya, darahnya masih ngalir gini." Ucap Christy dengan khawatir.
"Kamu jangan khawatir kan saya. Kaki kamu juga terluka Christy, mending kamu pikirkan kondisi kamu juga." Ujar shanju heran dengan kebaikan Christy ini. Padahal luka di kakinya lebih parah darinya. Tapi dirinya malah mengkhawatirkan kondisi kakinya.
"Kaki aku gak terlalu sakit kok tan, cuma luka sedikit aja." Ujar Christy mengelak, sebenarnya itu lumayan sakit.
"Tante shanju tunggu disini dulu ya? Christy cari kayu bakar dulu." Christy kembali berdiri. Ia ingin mencari kayu bakar untuk menghangatkan tubuh mereka berdua. Karena hutan malam sangatlah dingin.
"Mau tante bantu gak?" Tanya shanju.
"Gausah tante Christy cuma sebentar aja kok, Christy cuma mau cari kayu bakar.dan ya, cari makanan atau buah dihutan ini. Siapa tau ada yang bisa kita makan." Ujar Christy.
"Tapi udah gelap loh chris, kamu mau cari kemana? Besok aja ya, kita cari bareng-bareng." Shanju khawatir jika Christy pergi sendirian.
"Gapapa tante Christy sendiri aja, lagipula kita butuh makan kan. Christy cuma cari sekitar sini aja kok, tante shanju tunggu disini aja ya." Christy segera berjalan pergi.
"Hati-hati ya Christy!"
"Siap!"
***
"Sabar mbak sabar." Ujar petugas keamanan bandara yang menenangkan adel yang tidak sabaran mengenai informasi pesawat yang ditumpangi zee dan Christy.
"Saya gabutuh sabar pak! Saya butuh info dari pesawat yang terjatuh itu. Di dalam nya ada sahabat-sahabat saya!!" Ujar adel dengan emosi.
"Saya butuh kabar tentang mereka." Ujar adel dengan nyolot.
"Ya saya tahu kamu khawatir tentang sahabat kamu, tapi disini juga kita sedang berusaha untuk mendapatkan kembali kontak signal pesawat yang terjatuh itu. Jadi tolong mbak nya sabar dulu." Ucap salah satu seorang pilot pesawat yang baru saja menerima informasi terbaru tentang kecelakaan pesawat itu.
"Atasan kami juga sedang menghubungi atasan kepala pilot japan. Siapa tau mereka jatuh diantara salah satu hutan disana. Walaupun kita tidak tau pasti pesawat itu terjatuh dihutan mana." Jelas pilot itu.
Adel hanya menghela nafas nya dengan kasar. Ia tahu para petugas dan atasan atau kepala bandara itu juga berusaha untuk mendapatkan informasi tersebut. Namun dirinya terlalu khawatir akan keadaan Christy dan juga zee sehingga ia seperti ini.
"Noh si adel." Ujar flora. Mereka masuk ke dalam lobby dan melihat adel.yang lainnya pun ikut melihat adel.
"Yaudah kita samperin." Oniel dan yang lainnya pun menghampiri adel.
"Del!" Adel menoleh saat ada yang memanggilnya. Kepala pilot itu juga ikut menoleh.
"Kalian?"
"Lu gw suruh bareng, malah berangkat sendirian ke sini." Ujar oniel.
"Gw khawatir sama Christy, zee. Makanya gw buru-buru kesini." Ujar adel.
"Ya sama kita juga khawatir sama mereka. Lo pikir lo doang?" Cibir freya.
"Udah-udah! Terus sekarang gimana, lo dapet info tentang mereka del?" Tanya Marsha penasaran.
"Belum sha, gw belum dapet info apa-apa dari sini." Ujar adel sedih.
"Loh anak-anak?kalian kesini juga." Ujar gracia melihat sahabat anaknya, zee. Ia juga baru saja masuk bersama sahabat dan suaminya.
"Loh tante gracia, tante shani, om sheno?" Ujar mereka bersama.
"Iya tan, kita habis liat berita itu di TV rumah oniel dan kaget waktu lihat nama-nama penumpang pesawat yg jatuh itu, ternyata Christy dan azizi ada di dalam pesawat itu. Jadi kita kesini barengan." Jelas oniel.
"Kami juga tau itu dari berita.makanya tante shani cepat kesini. dan bertemu tante gracia dan om sheno di luar bandara." Shani menimpali. greshen hanya mengangguk.
"Gimana, kalian udah dapet informasi tentang mereka?" Tanya gracia.mereka semua menggelengkan kepala.
"Belum tante." Jawab oniel.
Lutut gracia terasa lemas saat belum tahu keadaan azizi sekarang. Ia hampir terjatuh, untung saja sheno segera menangkapnya.
Gracia kemudian dituntun untuk duduk di bangku tunggu. Bukan hanya mereka yang khawatir pada keselamatan Christy dan zee. Banyak keluarga lainnya yang bersedih dan menunggu informasi terbaru dari pesawat yang membawa keluarga mereka.
Disisi lain.
Aran terus berjalan tanpa peduli dengan kondisi nya sekarang. Namun Aran terlalu lelah untuk berjalan lebih jauh lagi. Jadi ia memutuskan untuk beristirahat dekat sebuah pohon.
Ia terlalu lelah hingga akhirnya memutuskan untuk tidur dengan beralaskan daun-daun.
Kembali ke Christy.
Christy sudah menjelajahi seisi hutan, tapi dirinya hanya mendapatkan sedikit buah-buahan. Seperti 3 buah pisang, dan 4 buah apel. Juga mendapatkan beberapa kayu bakar.
Christy melihat sebuah kantong belanja dekat runtuhan pesawat. Ia mengambil nya dan memasukkan buah-buahan itu kedalam kantong tersebut.
Christy menoleh saat ada sebuah suara yang mengganggu pendengaran nya. Ia melihat semak-semak bergoyang. Bulu kuduk Christy seketika merinding, apa yang ada dibalik semak-semak itu? Hantu, atau hewan buas?
dengan keberanian yang setipis dompetnya, Christy memberanikan diri untuk melihat apa itu. Dan saat ia sedikit menyingkirkan rumput semak itu.
dan...
Hai guys maaf gak up cerita D.A selama itu. Ada banyak hal yang terjadi di real saya. Jadi ga bisa up cerita ini.
Tenang sebagai gantinya ini double up kok 😇.
Arigatou 🙏🏻
KAMU SEDANG MEMBACA
Dia Anakku.
Historia Corta"Jangan harap saya bisa sayang sama kamu, Christy." Ucap chika dan pergi meninggalkan Christy sendirian, di tengah hujan deras. "Tuhan, aku iri dengan teman temanku yg disayang maminya, aku juga ingin merasakan nya" Batin Christy, seraya berdoa "Di...
