14

3.2K 121 7
                                        

Vote komen nyaa jangan lupaa yaaa...

jangan jadi Siders guyss...

¤¤¤¤¤¤¤

" mereka akan menganggap kita lemah
mereka belum tau perjuangan yang kita lewati
selama ini, hingga kita bisa bertahan sampai
diposisi ini "

.******.

setelah kedatangan orang tuanya yang tiba tiba. kini Aksara sedang diminta penjelasan oleh orang tuanya. dirinya serasa si hakimi dipengadilan atas tuntutan yang sangat berat

" Aksara, bicara lah dan jelaskan apa maksud dari semua ini " tanya pria paruh baya yang merupakan ayah Aksara

" itu pah- "

" itu apa jelaskan ? ayo bunda tidak akan marah jika kamu jujur nak " ucap sang bunda sambil mengelus putra semata wayangnya

" dia temen Aksara bun, dan dia kabur dari rumah kebetulan Aksara tadi pulang dari ngaterin Ula kerumah tante Jeni ketemu dia di jalan dan dia nangis waktu itu, jadi Aksara kasihan sama dia dan juga ini udah malem kan gak mungkin dong kalau Aksara sebagai laki laki ninggalin gadis malam malam di pinggir jalan " ucap Aksara mencoba menjelaskan kepada orang tuannya

helaan pelan berasal dari Ayah Aksara, kemudian ia menghampiri putra semata wayangnya itu

" sebenarnya kamu ini tidak salah putraku, hanya saja tindakanmu yang salah, gimana kalau nanti orang orang berpikir aneh aneh tentang dirimu dan gadis yang kamu bawa kesini ?, bagaimanapun kalian berdua ini tidak memiliki ikatan apapun, dan
orang orang akan berpikir kalian melakukan hal hal tidak baik meski kalian tidak melakukan itu " ucap Ezra papa Aksara

" iya nak, benar kata papa, bukannya kami melarang kamu untuk membantu teman kamu itu,tapi kamu harus pikirkan juga itu merugikan kalian berdua tidak ? bagaimana pun perempuan dan laki laki berduaan satu atap tanpa adanya ikatan itu tidak baik sayang, kamu ngertikan maksud mama sama papa ?" penjelasan Dara mama Aksara mampu membuat Aksara mengangguk

" maafin Aksara bun, pah " ucapnya sambil menatap kedua orang tuanya dengan tatapan mata yang sendu

" tidak apa, jangan diulangi lagi " jawab Ezra sambil mengusap rambut putranya

" dimana gadis itu mama ingin melihatnya ?" tanya Dara

" dia ada diatas dikamar " jawab Aksara

" baiklah mama kesana dulu, mama ingin melihat kondisi gadis itu" ucap Dara diangguki oleh Aksara

kemudian Dara bangkit dari duduknya lalu berjalan menuju kamar yang ditempati Cheryl

......

setelah menaiki anak tangga yang lumayan banyak. kini Dara sudah sampai di hadapan pinty kamar yang ditempati oleh gadis yang dibantu oleh Aksara

kemudian ia mengetuk pintu kamar itu, Namun tidak ada sahutan apapun didalamnya jadi Dara memutuskan untuk masuk kedalam kamar itu

setelah memasuki kamar Dara melihat seorang gadis yang tertidur dengan posisi membelakanginya. mungkin gadis itu tidur nyenyak karena tadi habis menangis ia tahu itu dari Aksara

 ARCHERYL Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang