VOTE DAN KOMENNYA JANGAN LUPA
happy reading 💖
*****
" Manusia itu terkadang hanya tau menuduh dan menuduh, mereka hanya melihat dari satu sisi pandang, tanpa melihat sisi pandang yang lainnya "
_Aksara Skyler_
******
Kekhawatiran kini kembali menghampiri Aksara dan kedua orang tuanya. Tadi pagi Cheryl sempat tidak sadarkan diri dengan keadaan suhu tubuh yang panas tinggi. Bahkan niat untuk Aksara pergi kesekolahpun diurungkan kala dokter pribadi keluarganya yang mengatakan kalau Cheryl harus segera dibawa kerumah sakit untuk penanganan lebih lanjut
Kini Aksara dan kedua orang tuanya sedang menunggu dokter yang sedang memeriksa Cheryl didalam.
Sementara itu didalam ruangan itu Cheryl sudah sadar dari pingsannya. Ia sempat bingung dimana dia sekarang, namun ia melihat dokter dan suster yang sedang memasangkan botol infus ketihang infusan yang berada disampingnya
" Nona gimana keadaan nona sekarang ? apakah masi terasa pusing atau sakit ? " tanya Dokter wanita cantik
" Sudah mendingan, hanya saja kepala saya masi sedikit pusing, dan.. " Cheryl mengurungkan untuk melanjutkan ucapannya, dan Dokter wanita itu mengerutkan keningnnya
" Dan.. ? apakah pernafasan nona sulit ? " tanya dokter itu kembali, saat melihat Cheryl yang seperti sulit untuk berbicara dan deru nafas yang tidak beraturan, sebagai jawaban Cheryl mengangguk lemah
" Sus, tolong siapkan selang oksigen, sepertinya dia membutuhkan itu untuk membantu pernafasannya " perintah dokter wanita itu pada Suster yang berada disampingnya
" Baik dokter Lisa " Suster itu mengangguk lalu iapun kini keluar ruangan untuk mengambil selang oksigen yang di perintahkan oleh dokter tadi
Kemudian perhatian dokter itu kini kembali keCheryl lagi " Nona bolehkah saya bertanya sesuatu pada anda ?" tanya Dokter itu
" Dia seorang dokter, pasti dia akan menanyakan hal itu " batin Cheryl.
Cheryl terdiam dalam lamunannya, ia tahu apa yang akan ditanyakan oleh dokter wanita itu. Tidak jauh dari kondisi kesehatannya
" Nona ?.. " panggil Dokter itu hingga membuat Cheryl membuayarkan lamunannya. ia pun mengangguk
" Sebelumnya saya memang pernah mendengar dari rekan saya, bahwa ada seorang pasien yang memiliki beberapa penyakit didalam tubuhnya dan itu cukup berbahaya, dan saya juga mendengar kalau ada salah satu penyakit yang sudah mencapai titik dimana sangat parah namun orang itu menyembunyikan itu semua, apakah itu anda ?" Dokter itu bertanya dengan was-was, Namun rasa penasaran didalam hatinya sangatlah besar, jadi ia harus menanyakan hal ini " Maaf sebelumnya kalau saya lancang, tapi kalau nona merasa tidak nyaman untuk menjawab tidka apa, saya mengerti " lanjut dokter itu sambil menghela nafas pelan kemudian tersenyum
Cheryl tau senyuman itu bukanlah senyuman yang asli, itu adalah senyuman kecewa. Sebaiknya ia harus menjawab pertanyaan dokter itu. Toh, dia seorang dokter mau disembunyikan bagaimanapun akan ketahuan, dan ia harus ingat. Bisa saja dokter ini mengatakan keadaanya pada orang lainkan ? ia tidak mau itu terjadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARCHERYL
JugendliteraturArcheryl Natasya Gabriel, gadis yang sejak kecil tidak pernah merasakan apa yang namanya kasih sayang orang tua mulai dari ibunya yang pergi meninggal saat sedang melahirkannya kedunia,dia hanya melihat wajah sang ibunya dari sebuah lembaran poto...
