12. PERTEMUAN DENGAN NATA

3.2K 153 10
                                        

Jangan lupa
vote komen dan follow

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

" aku berada dititik apakah aku
harus mempertahankan
atau mengalah "

- Archeryl Natasya Gabriel -

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

" Penyakit?... kamu punya penyakit? "

Degh..

Cheryl yang mendengar pertanyaan orang dibelakangnya langsung terdiam, suara itu suara yang ia kenal

" kenapa diem? "

Cherylpun langsung membalikan badannya pada orang yang berada dibelakangnya yang bertanya tadi

dan ternyata benar orang itu adalah Raisa

" hah.. emm..itu tadi aku lagi bahas kucing aku yang punya penyakit.. iya.. " jawab Cheryl gugup sambil terkekeh

Raisa pun langsung mengambil posisi duduk di samping tempat duduk Cheryl

" lo gak bohong kan Cher? "tanya Raisa

Cheryl menggeleng ragu

" okey... lo harus tau kalau gue itu gak suka dibohongin dan gue benci pembohong " ucap Raisa

Cheryl hanya tersenyum tipis,namun didalam hatinya ia merasa bersalah

" maaf gue gak bisa ngasih tau sekarang sama lo " batin Cheryl

tidak lama Arsen datang dengan nampan yang berisikan makanan di tangannya

" eh.. ada abangnya Cheryl " ucap Raisa sambil bangun dari duduknya

Cherylpun ikut bangun

" kenalin bang, ini temen aku namanya Raisa " ucap Cheryl yang diangguki oleh Arsen

" jadi gak enak, ganggu waktu kebersamaan kalian, aku pergi aja ya cher " ucap Raisa

" gausah lo disini aja temenin adik gue makan " Ucap Arsen

" emang abang mau kemana?" tanya Cheryl

" abang ada urusan mendadak, jadi abang gak bisa nemenin kamu makan, maaf ya " ucap Arsen sambil menggelus rambut Cheryl pelan

Cherylpun mengangguk sambil tersenyum

" yaudah abang pergi dulu, selamat makan princess kecil " ucap Arsen lalu mengecup pucuk kepala Cheryl

semua warga kantin menatap iri kepada Cheryl yang bisa dekat dengan Most wated sekolah mereka

kemudian Arsen melenggang pergi meninggalkan kantin

" sumpah Cher, gue juga pengen punya abang " ucap Raisa " abang lo sosweet banget jirr,jadi iri gue "

cheryl pun hanya tertawa

" aku juga beruntung punya abang kayak bang Arsen, dia harta yang paling berharga dan yang satu satunya aku punya sekarang, semua boleh pergi asal jangan dia, karena kalau dia pergi berarti duniaku hancur " ucap Cheryl

Raisa yang mendengar itu terharu sampai matanya pun berkaca kaca

" huhu..lo kuat banget si cher, bangga gue punya sahabat kayak lo " ucap Raisa lalu memeluk Cheryl" lo tenang aja gue gak bakal ninggalin lo apapun keadaannya "

Cherylpun membalas pelukan Raisa

" makasih kamu juga udah mau jadi sahabat aku " ucap Cheryl

" huhu....sayang Cheryl banyak banyak "ucap Raisa

 ARCHERYL Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang