Janlup Vote komen yaa
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
meja makan di rumah bak istana itu kini dipenuhi oleh keluarga Bian yang sedang mengisi perut mereka sebelum mereka menjalankan aktivitas mereka
Cheryl hari ini sudah bisa kembali bersekolah karena paksaan Cheryl pada Bian hingga membuat Bian mengijinkan Cheryl untuk sekolah
sifat Cheryl akhir akhir ini sangat dingin pada Arsen hingha itu membuat Arsen bingung, namun Arsen masih berusaha untuk membuat Cheryl kembali bersikap hangat padanya
" om Asya udah selesai makannya Asya berangkat duluan aja " ucap Cheryl sambil menghendong tasnya
" loh emangnya kamu gak mau bareng sama abang abang kamu? "tanya Bian
" iya Sya kamu gak mau bareng sama kita? "tanya Jian
Cheryl yang sudah berdiri pun menggeleng sambil menjawab
" enggak hari ini aku mau berangkat sendiri aja"jawab Cheryl
" yaudah tunggu om suruh dulu pak usman buat antar kamu "ucap Bian
" eh.. gausah om Asya nanti naik taxsi online aja ,soalnya udah terlanjur pesen kasian kan kalau di cancel " ucap Cheryl
" oh yaudah hati hati kalau gitu, kalau ada apa apa hubungi kita " ucap Bian dianggaki oleh Cheryl
kemudian Cheryl menyalami kedua orang tua Jian lalu ia pergi menuju gerbang
" om ,bi Arsen juga mau berangkat " ucap Arsen lalu menyalami kedua tangan orang tua Jian
Jian yang melihat Arsen akan berangkatpun langsung terburu buru menghabiskan makannya karena takut ditinggal
" hari ini kita berangkat sendiri sendiri dulu " ucap Arsen sambil menepuk pundak Jian lalu ia langung berlari keluar
setelah sampai diluar terlihat Cheryl yang memasuki taxi lalu Arsen buru buru menaiki motornya dan langsung melesat pergi mengikuti taxi yang dinaiki oleh Cheryl
sementara itu masih di meja makan Jian yang anteng dengan makanannya harus teralih karena pertanyaan yang dilontarkan oleh Syifa
" Ji, Arsen sama Asya lagi kenapan, bunda liat tadi mereka diem dieman dan akhir akhir ini mereka jarang deket, lagi ada masalah? " tanya Syifa
Jian yang mendengar pertanyaan bundanya langsung menelan paksa kunyahannya lalu ia langsung minum dan menjawab pertanyaan Syifa
" Jian juga gak tau bun,tapi emang si kalau Asya itu sekarang kayak jauh gitu dari Arsen dan bahkan Asya sering banget deket sama Jian akhir akhir ini"jawab Jian
kemudian Syifa pun mengangguk ngangguk kepalanya
" kamu cepetan makannya lalu langsung berangkat, bunda mau kebelakang dulu "ucap Syifa sambil mengemasi piring kotor lalu membawanya kedapur
" yaudah yah , Jian berangkat dulu "ucap Jian sambil berdiri dari duduknya lalu ia langsung mengendong tasnya
" loh udah selesai makannya ? " tanya Bian
KAMU SEDANG MEMBACA
ARCHERYL
Novela JuvenilArcheryl Natasya Gabriel, gadis yang sejak kecil tidak pernah merasakan apa yang namanya kasih sayang orang tua mulai dari ibunya yang pergi meninggal saat sedang melahirkannya kedunia,dia hanya melihat wajah sang ibunya dari sebuah lembaran poto...
