I'm back baby..
wanjassss...
seperti biasa jangan lupa vote dan komen...
siders pantatnya kelap kelip ><
............
" semua orang yang berada didekat kita
akan pergi jika masa mereka bersama kita
telah habis "
............
Setelah Cheryl bolos dijam pertama tadi ia memutuskan untuk masuk dijam pelajaran kedua.namun sial, dirinya harus bertemu guru yang mengajar dijam pertama dikelasnya dikoridor saat ia menuju kekelas.
Dan, yap kalian benar, dirinya dihukum untuk menghormat bendera sampai waktu pembelajaran kedua habis.bayang jam kedua akan habis itu ketika nanti setelah jam istirahat selesai, dan dia mungkin tidak akan bisa kekantin untuk mengisi perutnya ini karena harus menjalankan hukuman.
" Ck, panas banget lagi " omel Cheryl sambil tangan yang masih menghormat bendera
Bisa saja dirinya kabur dari hukuman ini, namun Cheryl bukan tipikal orang yang lari dari tanggung jawab. ia akan menjalankan tanggung jawabnya apapun resikonya, menurutnya berani berbuat berani bertanggung jawab.
Jam pelajaran kedua akan selesai kisaran 30 menit lagi, namun ia baru 5 menit dibawah panas mata hari ini sudah sangat banyak umpatan yang Cheryl keluarkan dari mulutnya karena panas matahari yang menyengat kulit putihnya, untuk masalah jaketnya ia simpan dikelas sebelum ia menjalankan hukuman tadi.
Seorang pemuda jangkung menatap Cheryl dari lantai dua gedung sekolah mereka, pemuda itu adalah Aksara. Aksara sebenarnya tadi mengikuti pelajaran kedua, namun ia meminta ijin ketoilet dan malah melihat Cheryl yang sedang dihukum dilapangan sendirian
" gue harus apa ya biar gue bisa nemenin dia dihukum ? " tanya Aksara pada dirinya sendiri.
Sebuah ide terlintas dipikirannya kemudian ia langsung buru buru berlari masuk menuju kelasnya.
Seorang guru wanita sedang menulis sebuah soal di papan tulis dikejutkan dengan Aksara yang datang dengan minuman ditangannya.
entah dari mana Aksara mendapat minuman itu, yang jelas tujuannya sekarang ingin dihukum bersama Cheryl.
" Aksara bukannya kamu tadi ijin ke toilet? kenapa sekarang jadi bawa minuman ?" tanya Guru wanita tersebut.
Kini perhatian murid sekelaspun langsung tertuju pada Aksara dan Guru wanita yang menatap Aksara dengan penuh pertanyaan.
" oh, saya bohong bu, sebenarnya saya lapar tadi makanya saya pura pura ketoilet padahal saya mau ke kekantin jajan " ucap Aksara santai dengan wajah yang dibuat semengesalkan mungkin.
" HAHAHAHHAHAHA... "
Tawa satu kelas pecah saat mendengar ucapan Aksara. bahkan ada yang sampai menabok temannya saking ngakaknya.
" jamett gitu doang ngakak, padahal gak ada yang harus diketawain juga " batin Aksara
" Sudah diam !! , Aksara untuk sekarang saya masih memaafkan kamu, duduk kembali kekursimu dan amati saya menjelaskan" ucap Guru wanita itu
Mulut Aksara sedikit menganga, apa apaan ini, bukan ini jawaban yang ia mau.
" tunggu apa lagi kembali ketempatmu " ucap Guru wanita itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARCHERYL
Novela JuvenilArcheryl Natasya Gabriel, gadis yang sejak kecil tidak pernah merasakan apa yang namanya kasih sayang orang tua mulai dari ibunya yang pergi meninggal saat sedang melahirkannya kedunia,dia hanya melihat wajah sang ibunya dari sebuah lembaran poto...
