Vote dan komen ya guyss...
jangan lupaa..
*****
" Aku memang gagal dalam semua hal
tapi aku mohon. Hargai semua perjuangan dan
pengorbananku "
****
2 hari berlalu...
Kesehatan Cheryl sudah membaik setelah ia memutuskan untuk keluar dari rumah sakit 2 hari yang lalu. Bahkan sejak dua hari yang lalu juga Cheryl sudah tidak tinggal bersama keluarga Aksara lagi, Sekarang ia tinggal dikosan kecil dekat dengan apartemen Aksara.
Kemarin dia sempat meminta ijin dulu kepada orang tua Aksara. Orang tua Aksara tidak mengijinkannya, tapi pada akhirnya mereka mengijinkannya tapi dengan syarat harus berada didekat apartemen Aksara. Dan pada akhirnya Cheryl setuju, lalu iapun tinggal disana sekarang.
Kebetulan sekali hari ini adalah hari weekend Cheryl memutuskan untuk keluar mencari perkerjaan agar bisa memenuhi kehidupannya sekarang. Sebenarnya Aksara sudah memberikan fasilitas dan kebutuhan Cheryl. Tapi Cheryl cukup sadar diri ia tidak ingin memberatkan Aksara dengan kehadirannya, iapun memutuskan untuk mencari penghasilan sendiri
Setelah menyusuri perjalanan selama 2 jam lebih. Akhirnya Cheryl melihat sebuah brosur yang dipajang di dingding sebuah cafe. Brosur itu memberitakan bahwa cafe tersebut membutuhkan perkerjaan
Tanpa pikir panjang Cheryl pada akhirnya masuk kedalam Cafe tersebut
" Kak, permisi. Benar di cafe ini sedang mebutuhkan pekerja ?" tanya Cheryl pada seorang barista cafe
" Iya, Cafe ini sedang membutuhkan perkerja. Kenapa ? kamu minat kerja disini " ucap Barista itu dengan lembut
Cheryl mengangguk antusias
" Tapi, kayaknya umur kamu masih SMA, yakin mau kerja disini ? " tanya barista itu lembut
Lagi lagi Cheryl hanya mengangguk kemudian Barista itu menyetujui. Lalu ia membawa Cheryl menuju keruang manejer dicafe itu
Tok..
tok..
tok..
" Permisi pak. Ada yang ingin bertemu dengan anda " ucap Barista itu
Tidak lama pintu terbuka. Cheryl tertegun melihat siapa yang keluar dari ruangan itu
" Papa ?"
Nata membalikan badannya kembali mendengar panggilan itu. Ia pun terkejut melihat Cheryl yang menatap dirinya dengan tatapan kaget
Kemudian Nata menghampiri Cheryl dan memegang kedua pundak Cheryl. Dengan mata ia menyuruh barista cafe yang mengantar Cheryl tadi untuk pergi, dan barista itu menurut lalu pergi dari sana
" Kemana saja kamu selama ini ?! Saya mencari kamu. Kamh sengaja menghindar dari saya ?" pertanyaan bertubi tubi dari Nata membuat Cheryl menggeleng
" e-enggak "
" Masuk ! Saya ingin membicarakan satu hal dengan mu Cheryl "
Nata melepaskan pegangan pada pundak Cheryl lalu ia masuk lebih dulu meninggalkan Cheryl
******
Sementara itu dikediaman Bian kini ada dua pemuda yang merenung karna merasa tertampar dengan ucapa salah satu sahabat mereka
" Harus ya setiap masalah itu diselesaikan dengan memutuskan hubungan ? meski itu hubungan keluarga sekalipun ?"
Jian mengacak ngacak rambutnya. Ucapan Alvion terus menghantui pikirannya. Disatu sisi ia merasa bersalah dan disisi lain ia merasa kecewa
KAMU SEDANG MEMBACA
ARCHERYL
Novela JuvenilArcheryl Natasya Gabriel, gadis yang sejak kecil tidak pernah merasakan apa yang namanya kasih sayang orang tua mulai dari ibunya yang pergi meninggal saat sedang melahirkannya kedunia,dia hanya melihat wajah sang ibunya dari sebuah lembaran poto...
