Jangan lupa vote + komen.
Sekecil apapun jejak yang kalian tinggalkan sangat berarti 👣
Happy Reading!!
•••••••••••••••••••
Kandungan Bella sudah memasuki bulan ketujuh. Perempuan cantik itu sudah semakin berisi karena porsi makannya yang meingkat drastis. Belum lagi keseharian Bella yang bermalas malasan membuat badannya semakin hari semakin naik timbangan.
Sekarang ia sedang berkaca sambil menatap dirinya dicermin ''badanku sangat berisi sekali, aku terlihat jelek'' bibir Bella melengkung kebawah. Wanita hamil itu terlihat tidak suka dengan keadaanya yang sekrang. Jujur saja Bella merindukan badannya yang indah sebelum mengandung.
Ceklek
Bunyi pintu kamar terbuka, terlihat Erlan yang baru saja pulang dari kantor. Jas yang melekat pada badan laki laki itu sudah berantakan. ''Sayang'' panggilnya pada Bella.
Yang dipanggil melihat, Bella membalikkan badannya kearah Erlan dengan bibir yang asih melengkung terlihat sedih karena masih memikirkan bentuk tubuhnya yang berubah semenjak hamil.
Erlan yang melihat istrinya itu seperti akan menangis pun panik. Ia membuang tas kerjanya sembarangan dan bergegas menghampiri Bella ''ada apa sayang? Kau kenapa? Apakah ada yang sakit hm?'' Tanyanya pada si cantik.
Bella yang ditanya demikian pun menangis terisak yang membuat Erlan semakin takut, jika perkataanya ada yang salah. Karena selama masa kehamilan Bellanya menjadi sangat cengeng, hingga membuatnya harus berhati hati dalam berbicara takut jika perempuan itu menangis.
''Hikss.. Erlan apakah aku terlihat jelek?"
''Kau cantik sayang. Kau selalu cantik dimataku'' jawabnya lembut sambil menghapus air mata yang keluar dari mata indah istrinya.
''Kau berbohong! Aku terlihat seperti seekor gajah sekarang'' Bella merasa tidak percaya dengan kalimat yang baru saja dilontarkan oleh suaminya. Erlan pasti berbohong ketika bilang jika ia masih cantik.
Ah, Erlan mengerti sekarang. Istrinya itu pasti sedang insecure mengenai bentuk badannya yang berubah semenjak hamil. ''Im not lying baby, kau benar benar perempuan tercantik dihidupku''
''Ini semua karena aku mengandung bayimu!''
"Bayi kita sayang'' ralat Erlan terdengar tidak suka dengan kalimat yang baru saja diucapkan oleh Bella
''Terserahku''
Erlan menarik nafasnya melihat kelakuan Bella. Istrinya terlihat menyebalkan sekarang, tapi tidak bisa dipungkiri ia juga senang karena Bella sedang mengandung darah dagingnya. Ia juga tidak bisa marah memngingat jika Bella seperti ini adalah juga karena ulahnya.
Laki laki membalikkan Bella menghadap kecermin kamar mereka, laki laki itu memeluk Bella dari belakang. Mengelus perut buncit Bella yang berisi buah hati mereka ''dengarkan aku sayang, bagaimanapun bentuk fisikmu aku akan tetap melihatmu sebagai wanita tercantik yang aku punya. Mau bagaimanapun dirimu kau tetap perempuan tercantik yang aku punya''
''Benarkah begitu?'' Tanya Bella memastikan.
''Ya sayang, kau yang tercantik dari semua hal yang ada di dunia ini''
Senyum Bella terbit, rasa senang memenuhi hatinya. Ia senang saat Erlan memujinya, ia tetap cantik mau bagaimanapun keadaanya. ''Kau tidak boleh menyalahkan bayi kita sayang, dia pasti sedih mendengar mommy nya menyalahkan dirinya. Buka begitu baby?" Tanya Erlan sambil mengelus perut Bella.
KAMU SEDANG MEMBACA
ERLANGGA [On Going]
RomanceErlangga Keanu Addison. Laki laki dingin tak tersentuh yang tidak pernah merasakan cinta dalam hidupnya. Dunia Erlan terlalu gelap untuk merasakan sebuah perasaan yang bernama cinta itu. Hingga suatu kejadian tidak sengaja mempertemukannya dengan A...
![ERLANGGA [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/312408295-64-k121550.jpg)