Ibu, Sion sakit di sekolah. Apa Ibu bisa menghubungi Paman Sehun untuk menjemput Sion di sekolah?
"Astaga! Sion sakit? Kasian sekali." Joohyun yang sedang sibuk menatap layar selalu menyempatkan diri untuk membuka ponselnya jika ada pesan masuk karena takut jika isi pesan itu adalah hal penting, dan ternyata benar. Ia segera menghubungi Sehun sesuai permintaan Yeoreum.
*****
Sion keget saat tiba-tiba ayahnya menjemputnya di ruang UKS sekolah. "Ayah, kenapa Ayah bisa ke sini?" ucap Sion sambil mendudukkan dirinya.
"Kata Yeoreum kamu sakit." Sehun segera mengecek suhu di kening anaknya. "Panas sekali. Ayo kita pulang."
"Baiklah. Aku ke kelas dulu untuk mengambil tasku."
"Tidak usah. Ayah sudah memberitahu Yushi untuk membawakan tasmu saat pulang sekolah nanti."
"Oh, ya sudah." Sion lalu turun dari kasur. Ia memegang kepalanya karena merasa sedikit pusing.
"Apa kamu bisa berjalan?" tanya Sehun yang khawatir dengan keadaan anaknya.
"Ayah, aku hanya demam biasa. Tentu aku bisa berjalan." Sion lalu berjalan mendahului ayahnya menuju tempat parkir mobil.
"Kita ke rumah sakit, ya?" ajak Sehun.
"Tidak perlu, Ayah. Aku hanya butuh tidur saja di rumah."
"Tapi badanmu panas sekali. Pokoknya kita ke rumah sakit." Sehun sudah memutuskan dan Sion tidak bisa menolak. Sion memutar bola matanya malas mendengar perkataan ayahnya.
Saat dalam perjalanan ke rumah sakit, Sion iseng membuka ponsel yang sedari tadi ada di sakunya. Ia kaget saat ada banyak notifikasi muncul di akun media sosial miliknya.
"Apa ini?" Untuk sesaat, Sion belum bisa mencerna apa yang sedang terjadi. Akun instagram miliknya tiba-tiba saja dibanjiri berbagai komentar negatif. Padahal baru saja akhir-akhir ini pengikut akun media sosialnya membludak. Sion masih tidak tahu apa yang terjadi. Tiba-tiba saja ada notifikasi pesan dari Yushi.
Sion, cepat lihat ini!
Sion segera membuka video yang dikirimkan Yushi. Saat membukanya, Sion seperti kembali masuk ke masa lalunya. Kepalanya tiba-tiba berdenyut. Tiba-tiba saja Sion merasa gelisah dan nafasnya tidak beraturan. Video dirinya yang sedang memukuli Jongseong viral di forum komunitas daring sekolahnya sekarang. Bahkan dalam keterangannya, ia ditulis sebagai seorang perundung hingga membuat salah satu korbannya melakukan bunuh diri.
Sehun yang menyadari bahwa ada yang tidak beres dengan Sion segera menepikan mobilnya. Setelah mobil berhenti, ia menatap Sion. Tangan Sion gemetaran sambil memegang ponselnya. Sehun segera mengambil alih ponsel milik Sion.
"Sion, tenanglah. Genggam tangan Ayah!" Sehun meraih tangan Sion dan menggenggamnya dengan erat.
"Ayah, aku bukan pembunuh! Aku bukan pembunuh, kan?" tanya Sion di tengah serangan panik yang sedang melanda dirinya.
"Sion, tentu saja kamu bukan pembunuh. Percaya pada Ayah semua akan baik-baik saja. Sekarang tarik nafas perlahan, oke?" Sehun membantu menenangkan Sion. Setelah pernafasan Sion sudah stabil, Sehun mengajak Sion untuk membahas sesuatu.
KAMU SEDANG MEMBACA
All About You
FanfictionKehidupan Kim Yeoreum yang biasa-biasa saja perlahan mulai berwarna sejak kehadiran Oh Sion di hidupnya. Di sisi lain, Yeoreum masih mengharapkan Yushi untuk bisa menjadi bagian dalam hidupnya. Bagi Yeoreum, semua tentang Yushi adalah hal penting ba...
