Sehun sibuk mempersiapkan berbagai macam makanan seperti kimbap, kimchi, pangsit, telur dadar gulung, salad kentang dan minuman ke dalam wadah kotak untuk dimakan bersama nantinya. Sebenarnya ia ingin membawa alat pemanggang daging, tapi ia urungkan karena merasa agak terlalu berlebihan.
Tak jauh dari ayahnya, Sion sedang memasukkan alat-alat olahraga ke dalam keranjang besar. Ia memasukkan bola sepak, bola basket, bola baseball, raket, kok, sepatu roda, catur, dan masih banyak lagi.
"Bawa apa lagi, ya?" Sion berpikir keras. "Oh iya, ayunan!"
"Sion, kita cuma mau piknik biasa, bukan membuka wahana bermain," tegur Sehun.
Sion cengar-cengir sambil menggaruk tengkuknya. "Tapi, Yah, aku mau nanti pikniknya berjalan seru. Kalau Yeoreum tidak suka sepak bola, nanti dia bisa memilih permainan yang dia sukai."
Sehun menghela nafas. "Bawa mainan secukupnya saja, kalau kebanyakan nanti mobilnya tidak muat. Cepat simpan kembali!"
"Baik, Ayah." Dengan berat hati Sion kembali mengangkut keranjang berisi alat olah raga yang sudah ia kumpulkan dan hanya menyisakan dua raket serta kok.
Yushi baru keluar dari kamarnya dengan setelan rapi saat Sion kebetulan lewat di depan kamarnya. Ia melihat ke arah Sion dengan tatapan biasa saja, namun Sion memberinya tatapan sinis. "Ada apa denganmu?" tanya Yushi.
"Lihat! Nanti kita tidak bisa bermain permainan seru. Ayah melarangku membawa semua ini," jawab Sion dengan kesal sambil menunjukkan keranjang yang sedang ia bawa pada Yushi. Sion hendak menaruhnya kembali ke dalam kamarnya.
Yushi mengamati sejenak barang bawaan Sion. "Dasar anak SD," ledek Yushi sambil tersenyum mengejek. "Lagi pula–"
"Shut up!" Sion jadi semakin bad mood setelah diledek Yushi.
*****
Akhirnya Sehun dan kedua asistennya, Sion dan Yushi, selesai menaruh barang bawaan di mobil. Di saat yang tepat, Joohyun juga datang bersama dua gadis yang berjalan mengikutinya di belakang.
Sion menyapa dengan riang kedatangan Joohyun. "Selama pagi Bibi Joohyun yang cantik."
Joohyun jadi tersipu malu. "Kau ini bisa saja."
"Selamat pagi Yeoreum, Gaeul," sapa Sion dengan senyum ceria seperti biasanya. Yeoreum sedikit malu, namun berbeda dengan Gaeul yang tampak biasa saja dan membalas sapaan Sion.
"Terima kasih ya, kalian semua sudah mau ikut piknik bersama. Sion senang sekali sampai dia tidak bisa tidur semalaman," ucap Sehun.
"Ayah, diamlah." Sion menyenggol siku ayahnya sembari berbisik.
"Ayo kita berangkat sekarang saja! Let's go!" ajak Sion. Ia kemudian membukakan pintu mobil dan menyilakan Yeoreum dan Gaeul masuk.
"Silakan masuk para Tuan Putri," ucap Sion dan langsung dihadiahi jitakan oleh Gaeul di keningnya. Gaeul dan Yeoreum memilih duduk di barisan kursi paling belakang.
Yushi hendak masuk saat Sion sedang sibuk mengusap keningnya, namun segera dihalangi tangan Sion. "Aku dulu yang masuk." Yushi hanya bisa mengalah mendengar ucapan Sion. Ia kemudian duduk di kursi penumpang bagian tengah bersama Sion.
KAMU SEDANG MEMBACA
All About You
FanfictionKehidupan Kim Yeoreum yang biasa-biasa saja perlahan mulai berwarna sejak kehadiran Oh Sion di hidupnya. Di sisi lain, Yeoreum masih mengharapkan Yushi untuk bisa menjadi bagian dalam hidupnya. Bagi Yeoreum, semua tentang Yushi adalah hal penting ba...
