Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Sandwich Generation

17 5 1
                                        

Kita butuh egois untuk beberapa hal yang dikira perlu diperhitungkan. Namun, pada beberapa hal yang lain, mengalah juga terkadang adalah jalan terbaik.

---

Misteri perihal hubungan antara Bagas dan Rafan masih terus menghantui Airin. Namun, meski begitu, dia masih berusaha untuk tidak memercayai Bagas sepenuhnya. Menurutnya, Bagas terlalu menyimpan banyak rahasia yang enggan untuk dia bagi. Kali ini, Airin ingin menjemput bahagia bersama Rafan tanpa memikirkan perkataan Bagas.

Airin
Bang, kayaknya triple date nya ditunda dulu deh. Ada kendala. Gimana kalau kita beralih ke huruf alpabet lain?

Beruntung Rafan tidak terlalu mempersalahkan hal yang terjadi. Tidak ada pertanyaan lanjutan soal Bagas. Mungkin saja, hal ini tidak terlalu dianggap penting oleh Rafan. Airin cukup bersyukur untuk itu.

Bang Rafan
Atur dek

Airin melompat kegirangan membaca balasan pesan Rafan. "Bagaimana mungkin cowok sebaik ini disuruh jauhin sama Bagas. Bagas gak jelas. Gak bakal kusia-siakan makhluk Tuhan bernama Rafandra Aska Syahreza ini," ucap Airin yakin.

Airin
Art gallery dating?

Bang Rafan
Gas dek

Tanpa Airin ketahui, di saat dia sibuk memikirkan kegiatan-kegiatan asyik yang akan mereka lakukan saat melakukan art gallery dating nanti, dalam benak Rafan juga sibuk memikirkan banyak hal yang pastinya berbanding terbalik dengan pemikiran Airin. Dua orang yang akan melakukan kegiatan yang sama, tetapi memikirkan rencana yang sangat berbanding terbalik.

Pasti nanti seru banget, batin Airin.

Gak sabar ngeliat ekspresi anak itu nanti, batin Rafan sambil tersenyum sinis.

🌸🌸🌸

Bagas
Dengerin kata-kata gue, Airin.
Pacar lo itu bisa aja nyembunyiin banyak hal. Jangan terlalu percaya.

Saat Airin sibuk menuliskan rencana-rencana yang akan mereka lakukan saat melakukan first alphabet dating nanti, sebuah pesan muncul. Pesan dari seseorang yang sudah beberapa hari ini mengganggu pikiran Airin. Dia adalah Bagas.

Airin mengumpati Bagas secara sadar. Mendadak dia benci dengan kekasih sahabatnya itu. Kali ini, dia perlu meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Bagaimanapun, persahabatannya dengan Rindu tidak boleh hancur begitu saja.

Airin
Jujur deh. Kamu suka sama aku?

Tidak seperti kemarin, kali ini pesan dari Airin dibalas secara cepat oleh Bagas. Sebuah kesempatan yang tidak akan disia-siakan Airin begitu saja. Bagas harus membayar seluruh kekacauan yang terjadi.

Bagas
Ck. Pemikiran gila dari mana itu?
Gue pacarnya sahabat lo kalau lo lupa.

Airin
Tapi kenapa kamu maksa aku buat jauh dari Bang Rafan? Kamu kayak cemburu. Itu buat Rindu jadi salah paham sama aku. Dia jauhin aku asal kamu tahu.

Bagas
Sial. Pantas aja Rindu gak balas chat gue. Dia juga gak mau ketemu.

Airin
Ya itu salah kamulah.
Lagian aneh banget tingkah kamu.

Pesan Tanpa SuaraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang