Pada awalnya dia berpikir untuk pergi keluar dari kota tersebut, uang di rekeningnya juga masih banyak dia bisa membuka usaha dengan uang tersebut. Tapi entah mengapa hatinya merasakan sedikit kejanggalan, banyak yang Sasuke sembunyikan darinya pikirannya terus mencari tahu tentang hal tersebut, padahal harusnya dia pergi jauh dari pria itu tapi lihat sekarang dengan bodohnya dia kembali ke kota tersebut.
Untuk sekarang ia rasa Sasuke tidak akan mengetahui keberadaannya, tapi tidak dengan hari-hari berikutnya. Dia sudah berusaha mengatur waktu untuk mencari tahu tentang Sasuke dalam beberapa hari setelah itu ia akan kembali melarikan diri ke desa terpencil lainnya.
Melangkah keluar dari hotel tempatnya bermalam, Sakura berencana untuk makan siang di luar, hotel yang dia tempati sekarang pun bukanlah hotel terkenal, ia juga sengaja untuk tidak berkeliaran di pusat kota, memilih di pinggiran kota saja.
Hanya menggunakan pakaian santai, Sakura menatap sekeliling jalan mencari restoran mana yang bisa dia singgahi. Saat matanya tak sengaja melihat restoran china, langkahnya terhenti sempat berpikir sejenak sebelum berjalan menuju retoran tersebut.
Keadaan di dalam restoran tidaklah ramai saat ia masuk, Sakura bisa lebih leluasa untuk bergerak tanpa perlu menyembunyukan wajahnya, bisa saja anak buah Sasuke melihatnya.
Tidak banyak membuang waktu Sakura memesan makanannya dan memilih tempat paling sudut, tapi kali ini langkahnya terhenti ketika matanya tidak sengaja melihat seseorang yang dikenalinya. Langkah sedikit tergesa dia mendekati orang tersebut dan menepuk pundaknya pelan.
"Tsunade-san?"
Wanita berambut pirang itu menoleh, wajahnya tidak kalah terkejut melihat Sakura. Wanita itu menatap lama wajahnya lalu tersenyum lebar. "Sakura, lama tidak bertemu ku pikir kau tidak tinggal di kota ini lagi"
Tidak langsung menjawab, Sakura duduk terlebih dahulu di kursi kosong depan Tsunade, dia mendengarkan ucapan wanita itu barusan sempat berpikir juga beberap detik sebelum kembali menatapnya.
"Aku tidak pergi kemana-mana" menjeda ucapannya ketika melihat Tsunade yang tampak aneh, "Ah maksudku aku masih tinggal di kota ini" urusan dia melarikan diri kesana kemari tidak perlu diketahui oleh orang asing.
Tsunade tertawa canggung sambil memperhatikan Sakura yang kebingungan. Dia merasa Tsunade terlihat berbeda dari terakhir kali mereka bertemu, bukan dalam artian wajah ataupun berat badan, tapi cara dia berbicara dan berekspresi seperti ada yang berbeda.
Tidak ingin mengambil pusing dia pun tersenyum canggung, baru beberapa detik hingga senyumnya memudar pandangannya langsung datar.
"Sakura kau masih menjalin hubungan dengan kekasihmu yang sebelumnya?"
Sakura paham pertanyaan itu, mengingat Tsunade lah yang menyuruhnya pada saat itu untuk meninggalkan Sasuke tapi terasa lain mendengar pertanyaan tersebut. "Ya kami sudah putus" ia tidak ingin memperpanjang pembicaraan tersebut dan langsung menjawabnya.
"Sebenarnya ada yang ingin ku katakan padamu" ucap Tsunade hampir berupa bisikan, disitu Sakura merasa tertarik apalagi melihat Tsunade yang memperhatikan sekeliling dengan waspada.
"Tentang Sasuke" belum Sakura bertanya Tsunade lebih dulu menjawab.
Mulut Sakura yang tadinya sempat terbuka kini ditutup rapat-rapat, menyipitkan matanya seolah mencari tahu apa hubungan wanita itu dengan Sasuke, setahunya mereka tidak saling mengenal satu sama lain. Atau mungkin saja dia tidak mengetahui hal tersebut.
"Keluargaku adalah dokter pribadi keluarga Uchiha" jawab Tsunade lagi, dia mengerti dengan tatapan Sakura, wanita itu tidak mungkin mempercayai perkataannya begitu saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
RELATIONSHIP CRACKS
FanfictionHarusnya Sakura sadar jika ini bukan cinta, melainkan obsesi pria itu pada dirinya.
