Pertandingan dimulai, dari kedua belah pihak sama sama menampilkan permainan yang tenang namun tetap berbahaya.
Celvin sendiri tidak ingin melawan Luna, maka dari itu dia memilih melawan sofie. Dilihat dari logika saja semua orang pasti menebak jika Celvin lah yang memenangkan pertandingan ini, mau bagaimana pun celvin adalah pangeran Kekaisaran ini, dia tidak boleh diremehkan begitu saja.
Sementara Isabelle sendiri melawan Luna. Ya, dua orang yang sangat berbeda sekali latar belakangnya dan sempat ingin dipertemukan oleh permaisuri itu akhirnya bertemu di stadion untuk bertarung merebutkan siapa yang akan menjadi sang juara pada tahun ini.
Para penonton dan para ahli menantikan momen ini, keduanya memiliki kekuatan yang besar. Keduanya juga memiliki pergerakan yang sulit untuk ditebak membuat pertandingan ini semakin menegangkan.
"Akhirnya aku bertarung dengan mu, Luna" Bisik Isabelle diam diam tersenyum menyeringai lalu mengarahkan pedang yang dibuat dari elemennya ke arah Luna.
Luna berhasil menghindar, dia kemudian tersenyum dengan cerianya.
"ahhh, Luna juga menanti pertandingan ini, kak Isabelle" Balas Luna membalas ucapan dari Isabelle sekaligus membalas melawan Isabelle dengan pedangnya.
Mimik wajah yang ditunjukkan keduanya memang terlihat ceria dan penuh akan keluguan tapi tidak dihati keduanya.
Mereka sama sama memiliki rencana yang cukup membuat semua orang terkejut.
Lain dengan Luna dan Isabelle yang masih bermain dengan santai, celvin dan sofie sendiri sudah saling mengeluarkan elemennya. Bahkan tubuh sofie sudah terluka!!
"Hanya itu kemampuanmu?? " Ujar celvin menunjukkan mimik wajah dingin ke arah sofie yang terjatuh memegang perutnya akibat terkena elemen api milik celvin.
Sofie merintih pelan, dia menatap celvin dengan tajam. "Tidak" Suara dari sofie memang bergetar tapi mentalnya tidak goyah begitu saja. Walaupun akhirnya dirinya kalah namun sofie bisa membanggakan dirinya karena bisa mengeluarkan semua kemampuannya.
"Tunjukkan, tunjukkan bahwa kau benar benar putri kerajaan carnelian"
"Sesuai perintahmu, pangeran" Balas sofie tersenyum angkuh khasnya.
"Awal pertandingan dari keduanya memang terlihat santai ya?? Keduanya bergerak secara pasif, Lady Luna dan putri Isabelle yang belum mengeluarkan kekuatan maksimalnya dan masih bermain main, putri sofie yang sepertinya selalu menghindar dan pangeran celvin yang mengeluarkan kekuatannya dengan ragu ragu" Komentar dari profesor akhirnya berucap.
Anastasia yang menjadi komentator mengangguk membenarkan lawan berbicara yang mengomentari pertandingan ini.
"Berapa lama mereka akan seperti ini?? Apakah keempatnya sedang menghabiskan waktu?? Atau mereka sedang menyusun rencana yang luar biasa??" Balas anastasia dengan wajah penasarannya.
Para penonton sebenarnya sudah bosan, keempatnya bermain secara pasif. Tidak ada yang berani melawan lebih dari itu terlebih dahulu.
"Sebenarnya apa yang kalian rencanakan??" Ujar permaisuri kepada keempatnya dengan mimik wajah bosan.
Kendrick dan raja menoleh kepada permaisuri, ekspresi mereka memang datar namun mereka penasaran dengan apa yang mereka rencanakan.
"Kalian kenapa? " Batin matteo melihat pertandingan ini dengan penasaran juga.
Duke Stewart dan Xavier yang melihat pertandingan itu juga menampakkan wajah bosan, sebenarnya yang direncakan mereka itu apa sehingga awal pertandingan ini terlihat sangat hambar sekali??
KAMU SEDANG MEMBACA
{BL} Little Luna Miracle ✓
Fantasymengisahkan tentang seorang gadis kecil yang berusia tujuh tahun bertransmigrasi ke dunia lain yang sangat aneh. di sana ada sihir keajaiban dan kasih sayang Warning !!! Sebelum baca ceritaku pahami dulu tagar nya!!!! Ini berita BXB, HOMO, GAY...
