CHAPTER 8

12K 534 4
                                        

Kalau vote sampai 30 dan komen sampai 30 aku akan langsung update Chapter 9 ya😘😘


*Normal Pov*

Pagi ini Arshaka tidak berselera untuk sarapan. Di ruang makan hanya ada dirinya dan Rafka.

"Cepat habiskan sarapanmu. Papa tunggu di depan!" Ucap Arshaka pada Rafka yang sedang sarapan.

Rafa melihat ayahnya yang berjalan pergi. "Papa nggak sarapan?"

Arshaka berhenti dan berbalik pada putranya. "Tidak." Setelah menjawab pertanyaan putranya, Arshaka kembali melanjutkan langkahnya.

Saat berjalan kerluar mansion Arshaka berpapasan dengan Bu Ida.

"Aleia tidak memberi kabar?" Tanya Arshaka pada Bu Ida.

"Semalam Nona mengirim pesan bahwa Nana sedang me Time di apartemennya tuan." Jawab Bu Ida sambil menunduk.

"Tanyakan kapan dia akan pulang. Rafka mencarinya." Setelah mengatakan itu Arshaka melanjutkan langkahnya ke luar mansion.

Memang benar kemarin Rafka sempat mencari mamanya. Rafka menanyakan keberadaan mamanya itu pada Arshaka dan Bu Ida. Bahkan Arshaka menunggu Aleia pulang sampai ketiduran di ruang keluarga. Entah kesambet apa Arshaka ini.

Arshaka menunggu putranya datang sambil bersandar di body mobil mewahnya sambil memainkan handphonenya.

"Papa ayo!!" Tidak lama Rafka datang dengan suara yang sangat bersemangat.

"Hn."

Setelah mengantar sang putra ke sekolah tentu saja Arshaka pergi ke kantornya.

"Selamat pagi Tuan!" David langsung menyapa tuanya saat tuanya sampai di kantor.

"Jadwal?" Balas Arshaka dengan berjalan ke ruangannya.

"Hari ini Anda ada meeting dengan Dirgantara Corporation jam 2 siang dan Anda mendapat undangan pesta anniversary pernikahan Tuan Brata." David membacakan jadwal sambil mengikuti langkah tuanya.

"Kamu saja yang datang ke acara Tuan Brata." Kata Arshaka yang sudah duduk di kursi kebesarannya.

"Meeting dengan Tuan Abimanyu dimana?"

"Meetingnya dilakukan di kantor Dirgantara Corporation, tuan."

Dirgantara Corporation adalah salah satu perusahaan cabang dari Erlangga Group yang bergerak di pertambangan (emas, batu bara, dan berlian). Arshaka menjalin kerjasama karena salah satu cabang perusahaan Alaster Group bergerak di bidang perhiasan dan dipegang langsung oleh Arshaka.

"Apakah sudah ada kabar di mana Aleia?" Arshaka bertanya dan pertanyaan itu membuat David terkeju.

"Nona Aleia berada di apartemennya sejak kemarin tuan."

"Dengan siapa?"

"Sendirian. Sejak kemarin nona belum keluar hari apartemennya. Kata Rina, nona tidak datang ke kantor hari ini dan besok." David menjawab dengan semua informasi yang dia dapatkan.

Antagonist CoupleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang