Aleia Saraswati, seorang guru sejarah yang tiba-tiba terbangun dalam tubuh Aleia Sheeqa, karakter antagonis dalam novel terkenal "Azkia Mengejar Cinta". Aleia Sheeqa, yang selama ini dikenal sebagai pengacau dalam kisah cinta Akhtar dan Azkia, hidup...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*Normal Pov*
Sepasang sejoli masih terlelap walaupun sang surya sudah memancarkan sinarnya dengan terang. Saling memeluk di bawah selimut dan di ranjang yang sama membuat sepasang sejoli itu enggan untuk bangun.
Suasana kamar yang berantakan dengan pakaian berserakan menjadi saksi bisu pertempuran panas pasangan sejoli itu.
Si pria terbangun dari tidurnya. Dia menatap sekitar dengan linglung. Lalu pandangannya jatuh pada wanita yang tertidur dalam pelukannya.
"Aleia." Gumam si pria yang tidak lain adalah Arshaka Aradhana Alaster.
Arshaka memandangi wajah Aleia dengan intens. "Cantik, tapi kenapa harus Akhtar."
Dengan perlahan Arshaka bangun agar tidak membangunkan Aleia yang masih nyenyak tidur. Arshaka duduk sambil bersandar di kepala ranjang.
"Bisa-bisanya aku kecolongan lagi. Untung saja ada Aleia." Kesal Arshaka yang sudah mengingat kejadian semalam.
Arshaka bukan lah pria yang suka jajan di luar dan sana-sini mau. Aleia adalah orang pertama yang Arshaka sentuh dan satu-satunya yang Arshaka sentuh.
Arshaka bangkit dan mencari handphonenya. Handphonenya berada di sakut jas yang tergeletak di lantai.
"Hallo. Tuan?"
"Suruh Pak Dodi antara pakaian ganti untuk saya dan Aleia ke hotel semalam."
"Baik tuan. Ada lagi tuan?"
"Pakaian ganti untuk saya bawakan kemeja biru dongker, celana putih, dan sepatu kasual. Untuk Aleia terserah pakaian apa saja, yang penting jangan pakai yang terbuka."
"Baik tuan. Untuk nomor kamarnya nomor berapa tuan?"
"Nomor kamarnya kalian tanya ke resepsionis."
"Baik tuan."
Panggilan telepon pun Arshaka putus. Setelah itu Arshaka pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Di dalam kamar mandi Arshaka belum mulai untuk membersihkan diri. Dia sedang menatap pantulan dirinya di kaca wastafel.
Arshaka mengingat malam panasnya dengan Aleia. Dia tidak menyesal melakukan hal itu dengan Aleia, tapi dia sangat bersyukur karena itu adalah Aleia istrinya.
Ini adalah ketiga kalinya Arshaka melakukan hal ini dan ke tiga tiganya dilakukan dengan pengaruh obat.
Yang pertama karena jebakannya yang berbalas pada dirinya dan hal itu membuatnya menikah dengan Aleia.
Yang kedua adalah 3 tahun yang lalu. Saat itu Arshaka dijebak tapi Arshaka dapat pulang ke mansion dan berakhir menghabiskan malamnya dengan Aleia untuk kedua kalinya. Malam itu Arshaka dengan sengaja dan sadar untuk mencari Aleia yang bisa menolongnya.