Aleia Saraswati, seorang guru sejarah yang tiba-tiba terbangun dalam tubuh Aleia Sheeqa, karakter antagonis dalam novel terkenal "Azkia Mengejar Cinta". Aleia Sheeqa, yang selama ini dikenal sebagai pengacau dalam kisah cinta Akhtar dan Azkia, hidup...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*Normal Pov*
Hari ini adalah hari pernikahan Azkia dan Akhtar. Hari patah hati Arshaka. Namun, Arshaka hari ini tidak marah-marah ataupun bersedih, dia terlihat biasa saja.
Keluarga Alaster tengah bersiap siap untuk menghadiri acara pernikahan dari Aleia dan Akhtar yang diselenggarakan malam ini. Diwangkara Alaster sang Tuan besar sedang menunggu anak menantunya, dan cucunya yang sedang siap-siap di ruang keluarga. Diwangkara mengenakan setelan klasik yang mencerminkan status dan kebanggaan keluarga Alaster. Dengan kesabaran Tuan besar Alaster menunggu anggota keluarganya.
Arshaka yang tampak biasa saja di hari pernikahan pujaan hatinya ini, terlihat tampan dan penuh kharisma dalam balut tuxedo hitamnya, menyelesaikan persiapan terakhirnya di depan cermin besar di ruang pakaian miliknya.
Aleia dengan anggun mengenakan gaun berwarna merah yang elegan. Memastikan putranya, Rafka, mengenakan setelan kecil yang senada dengan Arshaka.
“Sayang, kamu turun dulu kebawah. Mama mau lihat papa dulu.”
“Okey Ma.”
Baru saja Aleia akan masuk kamar, tapi Arshaka sudah keluar duluan. Arshaka terpana dengan kecantikan dan keanggunan Aleia yang mengenakan gaun merah. Meski terpesona, Arshaka mengenyahkan perasaannya dengan wajah datar memperlihatkan sikap dinginnya.
Di sisi lain, Aleia juga tidak bisa menahan debar jantung melihat Arshaka dalam balutan tuxedo hitam yang membuat Arshaka semakin tampan dan penuh kharisma.
Meskipun keduanya saling terpesona, keduanya tetap memperlihatkan sikap tenang. Berusaha menyembunyikan kekaguman masing-masing.
Keduanya berjalan beriringan menuju ruang keluarga. "Arshaka aku ingatkan. Jangan mengacaukan pernikahan Azkia dan Akhtar." Ucap Aleia dengan nada rendah namun penuh ancaman.
"Aku tidak akan membiarkanmu mengacaukan pernikahan Aklea dan Akhtar. Jika kamu mencobanya, aku akan memastikan ini menjadi tindakan terakhir yang kamu sesali seumur hidupmu."
Arshaka melirik Aleia yang berjalan di sampingnya dengan mata tajamnya. "Kau berani mengancamku Aleia." Tanyanya dengan suara dingin.
Aleia tidak gentar sekalipun. "Ini bukan ancaman, Arshaka. Ini peringatan. Kamu tahu kan, aku bisa melakukan lebih dari yang kamu bayangkan. Jangan coba-coba!"
Arshaka berhenti melangkah. Aleia yang tahu Arshaka berhenti pun berbalik. Pandangan mata mereka bertemu dalam tatapan yang penuh akan ketegangan. "Kau tahu Aleia, aku lebih takut dirimu yang akan menghancurkan pernikahan mereka." Ucap Arshaka sambil tersenyum devil.
"Omong kosong." Decak kesal Aleia.
“Ingat Arshaka. Jangan coba-coba!” Aleia tidak gentar sedikit pun.
Aleia melanjutkan langkahnya dengan anggun menuju ruang keluarga, menunjukkan bahwa ia tidak takut dengan ancaman atau intimidasi suaminya. Setiap langkahnya mencerminkan keteguhan hati dan tekad untuk merubah alur novel.