CHAPTER 20

5.8K 265 18
                                        

"Normal Pov*

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Normal Pov*

Aleia sudah berada di dapur sejak selesai sholat subuh. Dia harus membuat bekal untuk putra satu-satunya.

Aleia membuat bekal nasi goreng dengan telur mata sapi, lalu ada ayam kecap juga. Aleia membuat bekal di bantu oleh koki. Masakan hanya menunggu matang. Aleia melihat jam yang menunjukkan pukul 04.50

"Nanti langsung masukkan ke kotak bekal." Ucap Aleia pada koki dan pelayan yang membantunya.

"Bawakan air dan juga jus." Sambung Aleia

"Baik nona."

Setelah itu Aleia berlari ke kamar Rafka untuk melihat apa putranya itu sudah bangun atau belum.

Masuk ke kamar putranya dia melihat Rafka sudah berpakaian rapi dan sedang memakai sepatu.

"Udah bangun. Mama pikir kamu belum bangun. Maaf mama lupa bangunin kamu." Kata Aleia merasa bersalah.

"Iya ma. Tadi papa yang bangunin."

"Oh.. ya? Terus papa kemana?"

"Katanya sih mau lari-lari keliling mansion."

"Semua keperluannya sudah?" Tanya Aleia.

"Sudah."

Sepasang ibu dan anak itu keluar kamar dan menuju lift.

"Kamu tunggu saja di ruang keluarga. Bekalnya bentar lagi jadi." Kata Aleia saat berada di dalam lift.

"Iya ma."

Keluar dari lift, Aleia langsung berlari menuju dapur. Rafka menunggu mamanya di ruang keluarga seperti perkataan mamanya tadi.

Tak lama Aleia kembali membawa bekal Rafka. Aleia mengantar Rafka sampai di teras depan mansion. Di sana ada Arshaka yang sendang berbicara pada supir.

"Papa. Rafka berangkat." Pamit Rafka sambil mengulurkan tangannya pada Arshaka.

"Iya. Nanti papa dateng telat." Jawab Rafka sambil membalas uluran tangan putranya.

Dengan perasaan senang, Rafka mencium punggung tangan papanya. Lalu bergantian pada mamanya.

Setelah Rafka berangkat ke sekolah, Arshaka dan Aleia pergi ke kamar mereka untuk bersiap-siap.

"Aku dulu atau kamu dulu yang mandi?" Tanya Aleia saat keduanya sudah sampai di kamar.

"Kamu."

Aleia pun ke kamar mandi dan Arshaka menunggu sambil berdiri di balkon kamar menikmati udara pagi.

Arshaka segera masuk ke kamar mandi saat Aleia keluar dari kamar mandi dan masuk ke walk-in closet.

Aleia memilih pakaiannya dengan menggunakan jubah mandi. Setelah berpakaian Aleia memilihkan stelan jas untuk Arshaka.

Antagonist CoupleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang