30: Milikku again

694 28 0
                                        

Disisi lain, sebuah mobil baru saja memarkirkan mobil nya di basement apartemen nya. mereka baru saja selesai melakukan pencarian axelion hingga pukul 01:50 dan perjalanan panjang sehingga setibanya di apartemen sudah menunjukkan pukul 04:00 .

Seorang perempuan alpha masuk ke dalam apartemen nya dengan membawa seorang omega pria yang memiliki wajah manis.

ia membuka pintu apartemen nya dengan card nya lalu ia menarik tubuh kecil omega itu ke dalam rengkuhannya.

"juliann, aku sangat stress saat ini kau akan membantuku kan?"

Julian menatap orang itu dengan ragu tetapi ia langsung menganggukkan kepalanya dan ia memeluk leher orang itu dengan erat. "aku akan membantumu kak, karena aku tahu kamu suka sama aku"

Orang itu tertawa kecil dan ia memberi kecupan kecil di leher Julian serta ia memeluk pinggang Julian dengan erat. "call my name Julian.."

"Sandrina Dewi Dirgantara.. ahh"

Sandrina tersenyum tipis saat ia mendengar namanya di sebut oleh pujaan hati kecilnya. "call me 'mommy' baby.."

(gua ganti panggilan 'dewi' jadi 'sandrina' ya guys!)

"mommy.. you want me?" Julian melangkah mundur dan ia duduk di tepi kasur serta ia mulai melepaskan kemeja yang ia pakai sehingga menunjukkan nipple pink nya.

Sandrina mengigit bibir bawahnya dengan pelan dan ia melangkah maju ke arah pujaan hati kecilnya. "yes, aku akan menghukummu sayang"

Julian tersenyum dan ia menerima semua sentuhan yang diberikan oleh sandrina sang mommy kaya nya serta pujaan hatinya.

kita skip aja ya guyss! kalian sudah tahu lah gimana sexs nya gxb haha

****

Di ponsel nya telah menunjukkan pukul 04:50, seorang pria yang berada di sebuah mansion besar miliknya nya dengan di isi oleh beberapa temannya. serta, temannya membawa beberapa omega untuk melakukan sexs tetapi ia tidak tertarik. karena, ia hanya tertarik dengan satu orang saja.

Setelah melakukan sexs, teman-teman nya tidur di kamarnya masing-masing dan ia keluar dari kamarnya untuk melihat keadaan ruang tamu miliknya yang berantakan.

ia berjalan ke arah sebuah ruangan yang berisi minuman alkohol dan ia membawa 5 botol wine di tangannya lalu ia berjalan masuk ke dalam kamarnya kembali.

Sesampainya dikamar, ia mengunci pintu kamarnya lalu ia berjalan ke arah sebuah rak buku dan ia menggeser kan beberapa buku untuk membuka sebuah pintu ruangan rahasia.

ia tersenyum tipis dan ia berjalan masuk ke dalam ruangan itu dengan membawa minuman alkoholnya, setelah ia masuk pintu ruangan kembali tertutup rapat.

ia duduk di sofa yang menampilkan sebuah layar yang berisi video axelion di melakukan sexs dengannya dan seluruh ruangan itu ternyata telah di isi oleh foto-foto axelion.

ia membuka salah satu botol wine yang ia bawa dan menuangkan nya ke dalam gelas nya lalu ia menggoyangkan terlebih dahulu gelas itu. "bagaikan darah yang akan berceceran hanya karenamu nanti axelion, wine ini akan semakin berwarna merah. jika proses nya sangat lama dan rasanya juga akan semakin nikmat"ucapnya.

Setelah itu, ia menyesap wine itu dengan nikmat dan ia membayangkan axelion berada disisi nya serta axelion menjadi miliknya bukan orang lain.

ia terus meminum wine itu hingga habis 1 botol, ia pun mengganti nya dengan yang baru begitupun dengan seterusnya.

saat ia minum, pasti ia melantunkan beberapa kalimat dan lagu mengenai perasaan nya saat ini serta ambisi nya untuk memiliki pujaan hatinya.

kalian bisa menebak bahwa itu Royston Kenneth Maxson bukan? itu benar! dialah orang yang sedang frustasi dengan semua hal yang ia lakukan saat ini. tetapi, kedatangan Daniel membuatnya sedikit gila terlebih lagi mereka berdua sama-sama enigma. ia harus memutarkan kembali rencananya untuk mendapatkan pujaan hatinya.

"kau akan menjadi milikku axelion! aku tidak peduli jika aku akan mati hanya karenamu! asalkan aku lebih baik dibandingkan dia! haha" Roy beranjak dari duduknya dan ia melangkahkan kaki nya ke sebuah foto axelion yang terpasang di dinding serta beberapa informasi mengenai axelion.

ia menyentuh salah satu foto itu dengan senyuman jahatnya dan tatapan nya yang diisi oleh perasaan obsesif, manipulasi, posesif dan kepemilikan.

"kau milikku axelion althan dirgantara!" ucapnya.

****

Kini, hari telah berganti menjadi hari Rabu pagi dan semenjak kehilangan axelion althan dirgantara. Kediaman Dirgantara menjadi sangat sepi tanpa teriakan anak bungsu itu dan itu membuat Viona selaku mommy nya sangat sedih begitupun dengan Garvin sebagai Daddy nya.

Keluarga Dirgantara sedang sarapan bersama hanya ada Viona, Garvin dan Arseano saja. Sandrina sedang bersama pujaan hatinya di apartemen milik Sandina.

Mereka bertiga memakan makanannya dengan tenang dan suasana nya sangat hening, Arseano selaku anak sulung serta anak pertama ia merasa kasihan dengan orang tuanya.

ia menyelesaikan makanannya dengan cepat lalu ia beranjak dari kursinya dan ia menatap kedua orang tuanya. "mom, dad. aku izin keluar okay? aku harus menemui seseorang untuk mencari keberadaan adikku" izinnya dan ia pergi dari ruang makan.

Kedua orang tuanya saling tatap satu sama lain disaat Arseano pergi dari ruangan ini.

'ku harap tidak ada perkelahian lebih lanjut ya tuhan! dan yang aku inginkan adalah anakku selamat!' batin viona

'yeah, persaingan antara anak keluarga Maxson, Dirgantara, Prince pasti akan terjadi.' batin Garvin.

****

Disisi lain, sepasang kedua insan yang sedang asik berpelukan dan bergulung selimut hangat disaat matahari sudah naik ke atas.

Mereka berdua asik tidur sembari berpelukan sampai siang, jika saja alarm milik Daniel berbunyi kencang hingga membuat axelion terkejut dan hampir berguling kebawah. jika saja tangan besar milik Daniel tidak menahannya, tetapi untungnya ia di tahan oleh tangan besar milik Daniel.

"terkejut hm?" tanyanya dengan suara khas baru bangun tidur

Axelion menguap dan ia mengangguk pelan, ia memeluk kembali tubuh Daniel dengan erat dan ia menduselkan wajahnya di dada bidang milik Daniel.

Daniel tersenyum tipis dan ia membalas pelukan axelion dengan sangat erat, ia juga melihat tanda permanen yang ia buat di kelenjar axelion. 'baguslah, dia tidak menyadarinya'. pikirnya

Disaat Daniel sedang memikirkan tanda permanen yang ia buat, ia tersadarkan saat mendengar dengkuran halus dari seseorang yang berada di pelukannya saat ini.

"kau pasti sangat lelah, aku minta maaf karena terus menggempur mu semalam dan beristirahat lah sepuas mu. setelah itu, kau baru bisa bangun" ucapnya dengan nada lembut sembari mengusap rambut axelion dengan pelan.

Daniel masih tersenyum lebar. karena, ia merasakan bahwa ia sangat senang dengan tanda permanen yang ia buat di kelenjar axelion.

Axelion tanpa terganggu itu, ia masih memejamkan matanya serta memimpikan indah di dalam tidurnya dengan terus mendekatkan tubuhnya pada tubuh Daniel.

'kau milikku axelion, karena kau sudah memiliki tanda permanen ku. meskipun, tanda itu bisa dihapus secara paksa' batinnya, kemudian ia memeluk erat tubuh axelion dan kembali memejamkan matanya untuk tidur.

TBC

Love competition [SLOW UPDATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang