54: menginap?

281 11 0
                                        

Sebuah mobil BMW 330i memasuki perkarangan mansion mewah, mobil tersebut berhenti di depan pintu utama dan Daniel keluar dari mobilnya dengan menggendong seseorang di dalam pelukannya.

"Selamat datang tuan Daniel!" sapa para pengawal yang berjaga di mansion tersebut.

Daniel mengangguk singkat, ia melirik sekilas ke arah sosok yang ada di pelukannya dan ia berjalan masuk ke dalam.

Para pengawal menunduk hormat ketika Daniel berjalan melewatinya, setelah Daniel masuk ke dalam mereka semua saling menatap satu sama lain.

"apakah itu kekasihnya tuan Daniel?" tanya salah satu pengawal

"mungkin saja, besok juga kalian akan tahu." balas ketua tim penjaga

"tuan Mahendra!" sapa pengawal 1

Mahendra berdeham pelan. "ekhem! kalian bawa masuk mobil ini ke garasi dan keliling ke semua mansion ini. mengerti?!"

"Mengerti!!!!" teriak seluruh pengawal, mereka pun kembali bertugas.

Mahendra tersenyum tipis, ia pun mengambil ponselnya dan ia berbalik badan untuk melihat mansion megah tersebut.

"haruskah aku melapor ke tuan Vedrick?" gumamnya sambil menggoyangkan ponselnya

'sudahlah lebih baik tidak usah' batinnya.

Mahendra menghela nafas pelan, ia kembali memasukkan ponselnya ke dalam saku dan ia pun berjalan pergi untuk kembali bertugas.

****

Di kamar milik Daniel.

Daniel membaringkan tubuh axelion di kasur, ketika axelion menggeliat tak nyaman ia dengan cepat mengelus pipi axelion.

"shh, tidur saja" ujar Daniel dengan lembut

Axelion menepis tangan Daniel dari pipinya, ia duduk diatas kasur dan menatap Daniel dengan tatapan sayu. "j-jangan m-macam-macam sama gue om! ugh.."

Daniel tersenyum kecil ketika ia mendengar panggilannya. "bagaimana jika aku macam-macam denganmu?"

Axelion terdiam, ia menggelengkan kepalanya. "eungg.. gatau ~~ pusing.."

Daniel menatap wajah axelion, kemudian ia turun hingga menatap ke arah bibir axelion. 'sial, itu menggoda!' batinnya.

Axelion masih menatap Daniel dengan tatapan sayunya, sedangkan Daniel yang terus menatap bibir dan nipple milik axelion yang terlihat menggoda itu dengan perasaan tertahan.

'dia orang aneh..' pikir axelion

Daniel mengigit bibir bawah miliknya sendiri, ia mendorong tubuh axelion hingga terbaring kembali dan ia mencium bibir axelion dengan lembut.

Axelion tersentak, ia membalas ciuman Daniel dan ia pun mengalungkan tangannya di leher Daniel.

"Cuphh.."

"Cuphh.."

"eunggh.."

"eumh.."

Feromon milik mereka berdua pun menyebar di dalam kamar milik Daniel.

Berawal dari ciuman lembut, kini ciuman lembut itu tergantikan dengan lumayan agresif dan lidah yang beradu hingga suara kecipak menggema di kamar milik Daniel.

Love competition [SLOW UPDATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang