16: pertemuan setelah 3 tahun

1.3K 31 5
                                        

Hari ini adalah hari libur yang disukai oleh seluruh murid sekolah yaitu hari Sabtu dan axelion masih tidur di kasurnya dengan nyaman.

Pintu kamar axelion terbuka, seseorang masuk ke dalam kamar axelion lalu ia membuka tirai kamar axelion kemudian ia berjalan ke arah kasur dan ia membangunkan nya.

"lion, bangun!"

Tidak ada jawaban dari sang empu, orang itu menghela nafas dan menarik selimut axelion lalu membunyikan suara alarm yang begitu keras.

*TRINGGG~~~~ TRINGG~~~ BANGUN! AYO BANGUN GOBLOK! AYO BANGUN!*

Axelion tersentak kaget dan ia pun langsung duduk kemudian ia membuka matanya untuk menyesuaikan cahaya dari lampu kamarnya serta cahaya matahari.

"hm..??"

Setelah mendapatkan nyawa nya sudah terkumpul ia pun melihat ke arah orang itu dengan kesal.

"lo bangsat Roy!! ngeselin banget! keluar lo!!" omel axelion sedangkan yang di marahi oleh axelion hanya tertawa saja

"oke-oke, gue keluar" Roy pun keluar dari kamar axelion dan menutup pintu kamar axelion dengan perlahan.

Axelion menghela nafas dan ia memijat dahi nya yang sedikit pusing karena terkejut tadi. "bangsat!! pusing banget gua! kan ini hari Sabtu juga anjing!!" umpatnya.

*Tringg~~~~ janda sedang menelpon~~* suara berdering dari ponsel axelion untuk satu kontak, axelion melihat ponselnya berdering pun hanya menghela nafas dan mengambil ponselnya yang memunculkan bernama "Kudanil 🐴"

Axelion mengangkat ponsel tersebut dengan perasaan malas sekaligus kesal.

Kudanil 🐴

"apaan?!!"

"bisa santai? ini masih pagi jangan teriak-teriak axelion"

"yaudah, buruan! lo mau apa sih?! gua aja baru bangun sialan!"

"pftt.. baru bangun? kebo juga"

"kalo lo telepon gua cuma buat ini, gua matiin dulu deh sialan!"

"bentar, jangan di matiin."

"yaudah buruan! lo mau ngomong apa ke gue?"

"nanti siang lo ada waktu? temenin gua ke mall buat beliin hadiah ibu gua"

"kenapa ga ajak temen cewek lo aja? gua juga ga bisa milih barang buat cewek!"

"gua tau lo bisa, maka dari itu gua ngajak lo aja buat temenin gua"

Axelion terdiam sejenak lalu ia menghela nafas nya.

"...hah..."


"jadi gimana? nanti gua traktir lo sepuas nya deh"

Axelion yang di iming iming traktir pun langsung tersenyum macam orgil sembari membayangkan dia beli barang mahal hasil traktir kudanil ini. 'meskipun gua kaya, siapa juga yang mau menolak traktiran?'

"Yaudah gua mau, tapi kapan?"

"nanti siang aja, jam 1 siang lo bisa kan? gua jemput"

"yaudah gua bisa, tapi beneran lo traktir gua?"

"iya lion, yaudah nanti siang gue jemput pake mobil aja biar ga kepanasan"

Love competition [SLOW UPDATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang