58: cinta

307 14 0
                                        

"LION!!! LO DARI MANA AJA ANJIR?!!!"

Daniel dan axelion serta pelayan yang sedang berjalan untuk memandu mereka berdua, tiba-tiba berhenti berjalan karena suara teriakan itu.

"berisik sat!" cibir axelion, ia berjalan mendekat ke arah temannya dan merangkul pundaknya. "balikin motor gue!"

Sean merasakan tangan axelion ada pada pundaknya, ketika ia mendengar ucapan axelion pun ia mendengus kesal. "gue jual! lagian lo tiba-tiba pergi bego!"

Axelion mendengus dan ia berniat menjambak rambut Sean, tetapi terhenti karena sebuah tangan besar nan berurat menahannya.

"kau menjambaknya sama saja akan ku adukan pada keluargamu" ancam sang alpha

Axelion mendengus, ia menatap ke arah Daniel dengan tatapan memohon. Daniel yang mendapat tatapan itu hanya menggelengkan kepalanya dan ia menarik tangan axelion untuk masuk ke dalam pelukannya.

"berikan saja apa yang dia minta, lion ku harus segera kembali" titah Daniel pada kedua pasangan itu

"dih, siapa lo nyuruh-nyuruh gue? lo bukan donatur jadi jangan ngatur gue!" cibir Sean dan ia pergi meninggalkan ketiga orang itu.

Nathaniel menghela nafas pelan, ia pun memanggil seorang pelayan yang membawakan barang-barang milik axelion dan memberikannya pada sang pemilik.

"thanks" ucap axelion pada pelayan

pelayan itu mengangguk lalu ia pergi dari sana, axelion kembali menatap Daniel dan di balas tatapannya oleh Daniel.

"aku pulang sekarang dan kau!" axelion menunjuk ke arah wajah Daniel dengan ekspresi wajahnya yang sedang marah, sial nya bagi Daniel itu menggemaskan.

'shit, bagaimana bisa dia membuat ekspresi seperti itu? haruskah aku memperkosanya?' pikir Daniel.

Axelion terus berbicara dengan nada kesalnya yang ntah di dengar oleh Daniel atau tidaknya, karena saat ini Daniel sibuk dengan pikiran mesumnya.

Axelion berhenti berbicara dan ia menampar wajah Daniel dengan keras, sehingga sang empu terkejut serta memegangi wajahnya.

"apa yang kau--?"

"bacot! gua pergi!" axelion pun pergi meninggalkan kedua seme itu.

Nathaniel tertawa kecil, sedangkan Daniel menatap kepergian Axelion dengan tak percaya.

"sudahlah, mari bicara. aku mendapatkan informasi terbaru dari kakak ku" ujar Nathaniel

Daniel menatap Nathaniel dengan wajah seriusnya lalu ia mengangguk, mereka berdua pun pergi menuju lantai 3 dimana ruangan kerja Nathaniel berada.

Di teras mansion milik SeaNiel.

"Bangsat! ngeselin banget tuh orang! kek babi!" omel nya

"permisi tuan, ini motor milik tuan sudah kami siapkan" ujar seorang pelayan

Axelion mengangguk dan ia menaiki motornya serta menyalakannya, kemudian ia pergi meninggalkan perkarangan mansion SeaNiel.

****

Di ruangan kerja Nathaniel.

"Roy akan datang kemari, tapi aku tak tahu dia akan ke Jakarta terlebih dahulu atau ia langsung datang menuju Surabaya" ujar Nathaniel.

Daniel yang mendengarnya mengeraskan rahangnya sehingga urat-urat nya terlihat. "dia tidak bisa mengambil milikku begitu saja"

Nathaniel tertawa kecil, ia berjalan ke arah lemari yang berisi minuman alkohol dan mengambil sebuah botol wine serta ia menuangkannya pada gelas.

Love competition [SLOW UPDATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang