60: merindukan

540 27 5
                                        

Viona sedang membuat kue serta beberapa makanan ringan untuk mereka bawa saat jalan-jalan nanti dengan di bantu oleh kedua orang yang tak berguna menurutnya.

Pada awalnya situasi di dapur aman terkendali, sampai viona mendengar teriakan anak bungsunya.

"MOMMY!!! LIHAT KAK JEVANO! DIA KASIH TEPUNG KE WAJAH LION!!" teriak Axelion

Viona mendengus kesal dengan tingkah Jevano serta anak bungsunya. "KALIAN BERDUA!!! KALIAN CUMA BISA GANGGUIN DOANG! KELUAR DARI DAPUR!"

Mereka berdua pun terdiam dan menatap satu sama lain. Viona yang melihatnya langsung menyiram mereka berdua dengan segelas air. byurrrr

Baju mereka berdua pun basah dan mereka tertawa sehingga membuat viona ingin menyiram mereka kembali.

"eitsss!!! jangan di siram lagi dong, gua mau mandi dulu! byee viona jelek~~" ejek Jevano dan ia langsung berlari naik ke lantai 2

Viona mendengus, ia pun menatap anaknya dengan tajam. "pergi atau mommy gebuk sayang?" ancam nya

Axelion terkekeh kecil. "hehehe, lion pergi aja deh dan mommy semangat buat kue nya!!" ia pun langsung berlari menuju kamarnya yang berada di lantai 2

Viona menggelengkan kepalanya, ia pun menoleh ke arah bunda Selvia. "bunn, lanjut buat kue lagi?"

Selvia tersenyum dan ia mengangguk. "ayo sayang"

"hallo bunda, mommy! aku boleh bantu?" tanya Julian di angguki oleh Sandrina

Selvia mengangguk kecil, sedangkan viona tersenyum ke arah menantu kecil nan manis nya itu. "tentu sayang" ujar mereka berdua

Julian tersenyum, ia langsung mengambil  2 celemek untuk dirinya dan untuk kekasihnya.

biarkan saja mereka berempat membuat kue, kita beralih ke 2 bapak-bapak yang sedang ngopi di teras belakang sembari mengobrol itu.

"bro, kita berdua di depan anak pasti cool ya? tapi kalo sama istri kek kucing" ujar Matthew

"iya juga njir, tapi tetap aja sifat anak ga akan jauh dari orang tua nya bukan?" ujar Garvin sembari menyesal kopi nya kembali

Matthew tertawa kecil dan ia menyesap kembali kopi nya. "eum.. yeah, seperti itu lah kehidupan."

Garvin menggelengkan kepalanya. "pak mertua"

Matthew menoleh ke arah Garvin. "ada apa?"

"aku ingin berbicara serius mengenai axelion" ujar Garvin

"axelion? again?" tanya Matthew untuk memastikan

Garvin mengangguk kecil, Matthew yang melihatnya pun menghela nafas pelan. "katakan saja, kau bisa konseling denganku"

"seperti nya Daniel berada di Surabaya, aku--"

phuurrr~~ suara semburan kopi dari Matthew, Matthew menatap Garvin dengan serius. "kau yakin?!! bajingan gila itu kembali?!! lalu bagaimana dengan royston?!!"

Garvin menghela nafas pelan. "ku jelaskan terlebih dahulu dan kau--"

"GARVIN!!!!!! TELEPON ARSEANO UNTUK PULANGGG!!!!" teriak Viona dari pintu teras, ia pun kembali ke dapur.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 30, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Love competition [SLOW UPDATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang