Selama 15 menit menunggu jawaban axelion, Narendra dan Joshua sangat merasa bosan nan lelah menunggu sang korban sandera Daniel yang ada di depannya ini.
Joshua menghela nafas pelan dan ia menarik tangan monyet yang ada di sampingnya. "nyet, dia mikir lama banget ya? padahal aku sudah cukup lelah menunggu" sindirnya.
Monyet yang mendengar perkataan Joshua itu hanya menggaruk kepalanya. Berbeda dengan monyet yang biasa-biasa saja, orang yang merasa tersindir itu langsung mendengus kesal.
ia memukul bahu Joshua dengan keras sehingga si empu meringis sakit. "diam dulu lah! namanya korban sandera! jadi gua butuh berpikir keras kocak lo!"
"argh! sakit! apakah kau sudah selesai berpikirnya huh?! mengapa lama sekali? ini membosankan! jadi, cepatlah berpikir dude! aku memiliki banyak pekerjaan!" keluh Joshua yang masih mengelus kepala monyet yang ada di pelukannya.
Narendra yang melihat Joshua memeluk monyet itu mendengus pelan. 'kenapa harus monyet sih? lebih baik peluk gua Joshua sayang..' batinnya
ciee cemburu sama monyet -author
berisik sat! -narendra
ampun bang - author
/skip
Axelion menghela nafas pelan lalu ia menatap kedua orang yang ada di hadapannya. "gua bakalan pilih ikut pergi sama lo berdua! bukannya apa-apa sih. gua cuma gamau disini sendirian eh..maksud sama nih monyet ga dikenal anjir!" ucapnya sembari menunjuk monyet yang ada di pangkuan Joshua.
Kedua orang yang sibuk dengan kegiatan masing-masing itu langsung menoleh setelah mendengar perkataan axelion.
Narendra menatap axelion dengan tatapan syok lalu ia mengangguk. "baiklah, aku akan membantumu keluar dari sini. Setelah ini, kau harus berhati-hati okay? kau belum mengetahui seberapa kasar nya Roy lion dan jangan salahkan monyet ya." ucapnya.
Joshua mengangguk setuju dengan Narendra lalu ia melepaskan monyet dari pangkuannya. "nyet! kau pergi sana, axelion akan pulang dengan kita berdua dan terimakasih telah menemani nya" ucapnya sembari mengelus kepala monyet itu.
Monyet itu menatap ketiganya dengan mata polos nya lalu ia menggaruk kepalanya dengan pelan dan ia mengangguk. "uuuuaaa! uuuaa!aaauuu! wuuuaa!" (baiklah! aku akan pergi! selamat tinggal semuanya!). ia pun pergi masuk ke dalam hutan lagi.
Ketiganya menatap kepergian monyet itu dengan seksama lalu mereka menatap satu sama lain.
"baiklah, ayo pergi!" ucap Narendra dengan nada tegas lalu ia mengubah dirinya sebagai serigala berwarna abu-abu.
Joshua tersenyum ke arah axelion lalu ia menepuk bahu axelion pelan. "ayo, kita harus pergi sekarang!" ucapnya dan ia pun ikut Narendra untuk mengubah dirinya sebagai serigala putih.
Axelion terkekeh pelan dengan kedua serigala yang ada di depannya dan ia pun merubah dirinya sebagai serigala berwarna hitam tetapi memiliki corak abu-abu (seperti Siberian Husky) serta mata berwarna biru muda nya.
Ketiga serigala yang berbeda ukuran itu langsung berlari dengan sangat cepat serta melompati semak dan melompati pohon itu dengan sangat lincah untuk meninggalkan hutan.
****
Kedua enigma yang sedang memperebutkan axelion masih melakukan menyerang satu sama lain hingga terluka. Mereka tak peduli dengan luka yang ada ditubuhnya karena mereka memiliki proses penyembuhan yang sangat cepat.
Salah satu dari mereka terpental ke arah Utara hingga menabrak pohon yang ada disana."ugh.. sial.." ucapnya dengan pelan lalu menyeka darah yang ada di sudut bibirnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love competition [SLOW UPDATE]
AcakSinopsis Shady side academy telah kedatangan murid baru yang mengaku sebagai enigma bernama Daniel Prince Rafassya. Axelion Althan Dirgantara dengan teman-temannya selalu membully omega dan Beta yang ada di academy itu tanpa memperdulikan apapun...
![Love competition [SLOW UPDATE]](https://img.wattpad.com/cover/343541147-64-k468121.jpg)