18: milik?

695 28 1
                                        

Sesampainya di kamar, mereka berdua pun berbaring bersama di kasur dengan si Roy yang duduk sembari mengupas apel dan si axelion yang berbaring di atas paha nya Roy.

"tau ga sih Roy? arseano tadi ngeselin banget anjir!!" gerutu axelion

Roy terkekeh pelan dan ia mengusap surai rambut sang pujaan hati nya dengan lembut. "masih kesal sama bang arseano hm?" tanya nya dengan nada lembut

Axelion mengangguk. "gimana ga kesel coba? bang arseano nya aja ngeselin!"

"shh, udah ya? bang arseano cuma bercanda doang tadi loh" ucap roy

"bercanda gimana? dia yang hmph--"

Perkataan axelion terpotong dikala mulutnya di isi oleh sebuah apel yang di kupas oleh Roy tadi.

Roy terkekeh dan mengusap pipi axelion dengan ibu jarinya. "udah, makan aja apelnya dan jangan kesel gitu"

Axelion hanya mendengus kesal sembari mengunyah potongan apel tersebut, sedangkan Roy hanya terkekeh geli karena pujaan hati nya begitu manis.

****

Garvin berjalan menuruni tangga menuju ke ruang tamu dan ia melihat anak pertama nya sedang bermain game sekaligus memakan camilan.

"arseano, daddy mau tanya sesuatu sama kamu" ucap garvin sembari duduk di samping sang anak.

Arseano menoleh dan ia pun mengangguk. "boleh dad, tapi nanti ya? bentar lagi win ini"

Garvin menghela nafas dan ia pun mengambil buku dari atas meja sembari menunggu sang anak selesai bermain game.

6 menit kemudian.. arseano telah menyelesaikan permainan nya dan ia pun meletakkan ponsel nya di atas meja.

"oke, daddy mau tanya apa tadi ke ar?" ucap arseano sembari memakan camilannya yang tersisa

"bagaimana dengan study kamu?" tanya Garvin dengan nada tegas nya

Arseano menatap sang daddy nya dengan malas. "ayolah dad, semuanya berjalan lancar dan Arseano juga ga ngelakuin hal buruk disana"

"benarkah? kamu tidak bermain-main dengan omega kan?" tanya Garvin sekali lagi

Arseano mendengus saat mendengar pertanyaan itu. 'ayolah! gua udah bilang ke kalian kan? kalo disana itu ga ada omega yang mirip type dia!' pikirnya

"No, dad. I just study there and do work in your company. That's all and nothing more"

Garvin tersenyum mendengar jawaban sang anak pertama nya. "good, jangan pernah mempermainkan omega oke? dan jangan pasang ekspresi seperti itu! itu menjijikan"

Lagi..dan lagi arseano mendengus dengan perkataan Daddy nya yang terakhir. 'bagaimana bisa gua di campakkan seperti ini? untung saja mommy masih ikut arisan!' pikirnya

Garvin terkekeh pelan melihat wajah kesal anaknya dan ia pun melemparkan sebuah apel ke arseano. arseano pun menangkapnya dengan baik dan memakannya tanpa di potong terlebih dahulu.

****

"Roy, nanti siang lo pulang ya?" ucap axelion

Roy menatap axelion dengan bingung. "ada apa? kenapa nyuruh gua pulang hm?"

Axelion terdiam untuk berpikir sejenak sekaligus mencari alasannya, sebab nanti ia akan pergi keluar dengan Daniel! jadi dia harus cari alasan yang tepat!.

Roy menatap axelion dengan datar meskipun hati nya ingin marah kepada sang pujaan hati. "jawab axelion" ucapnya dengan nada tegas

Love competition [SLOW UPDATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang