Selama 2 jam berada di ruangan khusus yang dibuat oleh Daniel, Sean merasa sangat bosan dikarenakan Nathaniel sibuk dengan layar komputernya.
"nata~~"
Nathaniel menoleh ke arah Sean lalu ia menghentikan kegiatannya. "ada apa? merasa bosan?"
Sean mengangguk lalu dia beranjak dari sofa, ia berjalan ke arah Nathaniel yang sedang duduk di kursi gaming itu dan ia duduk di pangkuan Nathaniel sehingga Nathaniel melingkarkan kedua lengannya di pinggang sean.
"bersabarlah, aku sedang mencari semua buktinya disini okay? agar lebih mudah nantinya dan aku harus memperbaiki semua sistem disini agar tidak menghilang. ini terhubung dengan pusatnya." ucap Nathaniel dengan nada lembut.
Sean mengangguk, ia menaruh kepalanya di tengkuk leher Nathaniel lalu ia menduselkan wajahnya disana. "gua ngantuk, jadi percepatlah sialan.." ucapnya.
Nathaniel mengangguk dan ia melepaskan tangan kanannya dari pinggang Sean untuk mengetik kembali pada layar komputer tersebut.
'Tok! Tok! Tok!!' suara ketukan pintu luar kamar dan pintu kamar Daniel terbuka 'Crack.. clak'.
"WOIII!!!! SEAN! NATHANIEL?!!!" teriak salah satu dari ke 8 orang tersebut dan masuk ke kamar Daniel dengan tergesa-gesa.
"berisik, jangan teriak bego!" sahut Elzio.
"Elzioo~~ lihat mama sini~~" ledek Dion
"heh kampret! jangan gara-gara nama gua Elzio jadi begitu ya sat!" omel Elzio
"Lo--" Dion hendak menjawab tetapi di potong oleh kekasihnya alias Mattheo
"udah diam sayang, kita cari Sean sama Nathaniel dulu. mereka ga ada" ucap Mattheo dengan nada lembut sedangkan si Dion hanya mendengus kesal.
Elzio terkekeh pelan dan ia menyenggol lengan jordanio yang ada di sampingnya. "gimana? ketemu sesuatu disini?"
Jordan berhenti menatap sekeliling, ia menoleh ke arah Elzio dan ia mengangguk. "ada, lihat rak buku itu. kau susun dengan rapi di bagian 2. maka akan keluar pintu rahasia"
"anjay! hebat juga nih wakil ketua kita uhuyyy!" sahut Alvino
"yoiii bro! wakil ketua emang The Best deh!" sahut Ardiansyah sembari merangkul bahu alvino
Arjuna yang melihat tingkah absurd teman-temannya itu hanya menggelengkan kepalanya dengan pelan. 'daniel gila, teman gua juga gila mirip satwa liar dibandingkan daniel' batinnya.
Mattheo tak memperdulikan geng itu, ia hanya menjahili kekasihnya yang menggemaskan nan cantik.
Dasar bucin! -author
Daripada situ JOMDI! -Dion
Tau tuh! jomdi dasar! -Mattheo
Jomdi apaan anying?! -author
Jomblo Abadi ampe lumutan -Mattheo
awokawok anjir yank! -Dion
Sialan! -Author
/skip
Ruangan yang sedang di bicarakan itu akhirnya terbuka sendiri tanpa seseorang bergerak dari posisinya.
Mereka semua terkejut dengan Nathaniel dan Sean yang berada di gendongan Nathaniel keluar dari pintu ruangan tersembunyi itu.
"bau-bau bucin baru" sindir Ardiansyah
Alvino mengangguk setuju, Nathaniel yang mendengar ucapan temannya itu tak peduli dan ia berjalan ke arah ranjang serta ia menidurkan Sean di kasur.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love competition [SLOW UPDATE]
De TodoSinopsis Shady side academy telah kedatangan murid baru yang mengaku sebagai enigma bernama Daniel Prince Rafassya. Axelion Althan Dirgantara dengan teman-temannya selalu membully omega dan Beta yang ada di academy itu tanpa memperdulikan apapun...
![Love competition [SLOW UPDATE]](https://img.wattpad.com/cover/343541147-64-k468121.jpg)