57: romantis

321 12 0
                                        

Kembali ke mansion Daniel.

Setelah sarapan bersama, kini ketiga orang yang berbeda usia sedang bersantai di ruang tamu sembari melihat series romantis yang di tayangkan televisi.

"lihat! cowo nya romantis banget kan om!" seru axelion sambil menunjuk ke arah peran pria yang ada di series tersebut.

"iya cuy! romantis banget! emang orang yang di samping lo tuh ga romantis" balas Marvel dengan sedikit sindiran.

Daniel mendengus ketika ia tahu sindiran itu untuknya, sedangkan axelion tertawa keras sembari melirik sekilas ke arah Daniel.

"memangnya kau romantis?" tanya Daniel

Marvel menghela nafas pelan dan ia mengangguk. "tentu saja! bagaimana bisa seseorang seperti ku ini tidak romantis?"

"jika romantis, mengapa kau tak mencari omega atau Beta?" tanya axelion

"dia hanya sombong saja" balas Daniel

Marvel mendengus kesal, ia melemparkan bantal sofa ke arah wajah Daniel dan ia beranjak dari sofa, ia pun melenggang pergi dari sana.

Daniel menatap kepergian pamannya dengan ekspresi datarnya, sedangkan axelion menggelengkan kepalanya.

Suasana hening dan hanya terdengar suara percakapan dari series romantis tersebut.

"ayo pulang! nanti gua dicariin mama gue" sahut axelion  yang membuat suasana hening terpecahkan.

"mengapa kau ingin cepat-cepat pulang? kau tak merindukanku?" ujar Daniel

"untuk apa gue me--"

"bahasamu axelion, jika kau ingin berbicara denganku maka kau harus menggunakan bahasa yang baik" tegur Daniel

Axelion mendengus kesal lalu ia mencubit dada Daniel dengan keras sehingga sang empu meringis sakit.

"hei! kau jangan mencubit ku seperti itu!" ucap Daniel

Axelion menjulurkan lidah nya lalu ia mematikan televisi dan beranjak dari sofa, ia meninggalkan Daniel sendirian disana dan ia berjalan keluar dari mansion Daniel.

Daniel menghela nafas pelan, ia beranjak dari sofa dan berjalan menuju kamar nya untuk mengambil jaket nya, setelah mendapatkan jaketnya ia langsung berjalan menuruni tangga dengan cepat.

Sesampainya di lantai satu ia berlari keluar rumah untuk mengejar axelion dan sesampainya di teras rumah ia melihat Axelion yang sedang mengobrol dengan salah satu penjaganya.

Daniel mengepalkan kedua tangannya dengan erat, kemudian ia berjalan ke arah axelion lalu ia menarik tangan axelion menuju garasi mobil.

Axelion yang tak tahu apapun itu hanya pasrah dan mengikuti Daniel yang membawa nya pergi ntah kemana.

****

Sesampainya di depan garasi mobil, ia melihat beberapa pengawal sedang memanaskan mobil miliknya.

"Selamat pagi tuan Daniel!" ujar Mahendra dan di ikuti oleh anak buahnya.

Daniel hanya mengangguk, sedangkan axelion tersenyum hangat untuk membalas sapaan mereka semua dan dengan cepat axelion melepaskan genggaman tangan nya.

Daniel melirik ke arah axelion dan ia kembali menatap ke arah Mahendra. "kau sudah menyiapkan mobilku?" tanya Daniel.

"sudah kami siapkan" ujar Mahendra

Daniel mengangguk, ia kembali menarik tangan axelion  lalu ia berjalan ke arah mobilnya yang sudah terparkir di hadapannya.

Axelion pasrah ketika tangannya ditarik oleh Daniel dan ia berjalan ke arah mobil.

Love competition [SLOW UPDATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang